Mantan Petugas Kebersihan Desa di Banyuwangi Dilantik Jadi Kades

Mantan Petugas Kebersihan Desa di Banyuwangi Dilantik Jadi Kades

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 19:02 WIB
Kades Kemiren Mohamad Arifin (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Kades Kemiren Mohamad Arifin (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - 128 Kepala Desa (Kades) di Banyuwangi dilantik Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendopo Shaba Swagata Blambangan. Salah satu kades yang dilantik adalah mantan petugas kebersihan Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Mohamad Arifin (36) dilantik menjadi kades terpilih, setelah mendapat suara terbanyak pada 9 Oktober 2019 lalu. Mohamad Arifin mengalahkan 2 kandidat lainnya, yang salah satunya adalah incumbent.

Sebelum terpilih menjadi kades, 3 tahun lalu belakangan, Arifin adalah sebagai petani yang juga bertugas sebagai Tim Kebersihan Desa (TKD). Tugasnya berkeliling dari satu tempat sampah ke tempat sampah di Desa Kemiren. Dia mengaku masih tak percaya dilantik menjadi kades.

"Saya masih belum percaya sebenarnya. Tapi ya banyak yang ngomong saya tukang sampah. Ya saya tidak menyangkal itu," ujarnya kepada detikcom, usai pelantikan di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Rabu (20/11/2019).

Arifin bercerita, kala itu dirinya dua kali bertugas. Pagi dan sore hari. Setiap hari dirinya harus berkeliling ke 70 titik tempat sampah di Desanya.

"Dulu setiap hari saya dua kali bertugas. pagi sama sore. Berkeliling dengan motor roda tiga di 70 titik tempat sampah. 400 kilo setiap hari. Setelah itu sampah dibawa ke TPA." jelas Arifin.


Melihat pekerjaannya itu, Arifin tak pernah kepikiran untuk turun di Pilkades kemarin. Gagasan untuk turun di pilkades muncul setelah dirinya banyak ngopi bersama beberapa pemuda. Para pemuda tersebut mendorong Arifin maju di pilkades. Semula dorongan itu hanya dianggap gurauan saja lantaran Arifin paham siapa dirinya.

Tapi keesokan harinya, beberapa orang warga datang ke rumahnya dan meminta Arifin untuk bersedia ikut kontestasi pilkades. Lambat laun, jumlah orang yang bertamu ke rumahnya semakin banyak. Keinginan mereka semua sama, ingin Arifin maju dalam pilkades.

"Saya sempat tanya istri dulu. Kata istri disuruh mencoba saja, supaya tetangga yang mendorong tidak ngersulo," kenangnya.

Kini setelah menjadi Kepala Daerah Kemiren, Mohammad Arifin memiliki berbagai program yang akan dijalankan di Desanya. Salah satunya adalah menggalakkan ekonomi kreatif. Desa Kemiren dikenal dengan seni dan budayanya. Berbagai upaya akan dilakukan tanpa mengesampingkan program yang ada sebelumnya.

"Sesuai dengan program Kabupaten Banyuwangi yang mengandalkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Saat ini sudah ada kegiatan kuliner setiap hari Minggu tetap akan kita galakkan. Ada pula Hipam juga akan kita prioritaskan," ujarnya.

Bahkan Arifin berangan-angan akan membuat lokasi pertunjukan kesenian khas Kemiren. Nantinya, lokasi pertunjukan akan diisi dengan berbagai kesenian dan kebudayaan yang ada di Kemiren.

"Semoga ini bisa terwujud. Agar roda perekonomian masyarakat meningkat," tambahnya.
Halaman

(fat/fat)