Kamera Pendeteksi Wajah Bakal Jadi Ancaman Pelaku Kejahatan di Surabaya

Kamera Pendeteksi Wajah Bakal Jadi Ancaman Pelaku Kejahatan di Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 21:48 WIB
CCTV Face Recognition/Foto: Deny Prastyo Utomo
CCTV Face Recognition/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di Surabaya, pemkot memasang kamera pendeteksi wajah. Pemasangan kamera tersebut akan rampung Desember mendatang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya M Fikser mengatakan saat ini pihaknya tengah dalam proses pemasangan kamera CCTV yang dimaksud. Kamera itu dilengkapi dengan aplikasi face recognition atau pendeteksi wajah.

"Server dan aplikasinya sudah siap, dan yang lagi dikerjakan di lapangan adalah pemasangan kamera," kata Fikser saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/11/2019).


Menurut Fikser, Pemkot Surabaya akan memasang 280 kamera dengan face recognition. "Sekarang sudah ada 150 kamera (dengan resolusi tinggi) yang tahun ini kita pasang. Dishub juga memasang 130 kamera (baru). Jadi nanti Dishub itu ada di traffic light," jelas Fikser.

CCTV face recognition akan dipasang di objek-objek vital dan jalan-jalan yang dianggap rawan. "Untuk lokasinya agak kelihatan, ada cluster-cluster. Di samping itu dipasang di kawasan yang menjadi perhatian (utama). Ada Cluster Suramadu, ada Cluster Balai Kota, ada yang namanya Cluster Siola, Cluster Semut," terangnya.

"Jadi ada lima cluster besar yang kita siapkan kameranya. Mulai dipasang di persimpangan jalan sampai beberapa gang juga dipasang," ungkap Fikser.

Fikser menjelaskan CCTV dengan face recognition mempunyai keunggulan bisa membaca ciri seseorang. Nantinya, bukan hanya pola wajah, tapi ciri-ciri orang tersebut juga bisa tertangkap.
Selanjutnya
Halaman
1 2