Seribu Warga Sapu Bersih Enam Pantai di Trenggalek

Adhar Muttaqin - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 13:17 WIB
Semua pihak membersihkan 6 pantai di Trenggalek (Foto: Adhar Muttaqien)
Trenggalek - Lebih dari 1.000 warga Trenggalek dari berbagai organisasi melakukan aksi bersih-bersih. Ada enam titik pantai di kawasan pesisir selatan yang dibersihkan.

Enam titik yang menjadi sasaran pembersihan adalah Pantai Prigi, Pantai Cengkrong, Pantai Pasir Putih, dan Pantai Mutiara, kawasan pelabuhan hingga Pantai Damas. Pembersihan kali ini dilakukan secara masif dengan menggerakkan seribu lebih warga dari berbagai organisasi, mulai pelajar, instansi pemerintah hingga kelompok pecinta alam.

"Kalau biasanya pembersihan hanya dilakukan dengan skala kecil, kali ini kami melibatkan banyak orang dan dilakukan secara serentak," kata Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, Selasa (19/11/2019).

Dengan pembersihan sampah di pesisir ini diharapkan bisa menjadikan kawasan wisata Trenggalek semakin cantik dan nyaman untuk dikunjungi. Selain itu, kegiatan sosial itu juga sekaligus untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.


Hal senada disampaikan salah seorang peserta bersih pantai, Alfi dari SMKN I Suruh, mengatakan dalam aksi bersih pantai ini, ia bersama ribuan peserta lain menyisir aneka sampah yang ada di kawasan pantai dan sekitarnya.

"Kami mengambil sampah di beberapa titik termasuk menyapu, aksi ini dilakukan serentak oleh banyak pihak. Semoga pembersihan ini bisa berdampak positif untuk pariwisata Trenggalek," kata Alfi.

Alfi berharap aksi serupa terus dilakukan secara kontinyu, sehingga akan menarik wisatawan untuk berkunjung ke sejumlah destinasi wisata andalan di kawasan pesisir selatan.

"Kalau pantainya selalu bersih, pengunjung yang datang tentu akan senang dan nyaman," imbuh Alfi.

Sementara itu Deputy Director Center for Liveable Cities Singapore, Teo Jing Kok kagum dengan kekompakan warga yang secara gotong-royong untuk melakukan aksi bersih pantai. Selain itu ia juga kagum dengan keberadaan kawasan konservasi mangrove yang ada di sekitar Pantai Cengkrong.


Sebab selain untuk menjaga ekologi, tanaman mangrove juga akan memiliki fungsi ganda, termasuk menambah penghasilan warga, karena biasanya banyak ikan dan kepiting yang hidup di sekitar mangrove.

"Biasanya kalau mendengar laut, selalu dikaitkan dengan tindakan eksploitasi seperti mancing dan jaring. Tapi di sini beda, karena ada konservasinya," kata Teo Jing Kok.



Tonton juga video Menengok Akhir Pekan di Pantai Ketam Perbatasan Indonesia-Singapura:

[Gambas:Video 20detik]



(fat/iwd)