Peras Warga Rp 20 Juta Terkait Sengketa Tanah, Kades di Malang Diamankan

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 17:31 WIB
Kades yang memeras ditampilkan saat rilis (Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang - Seorang kades di Kabupaten Malang diamankan setelah melakukan pemerasan. Uang Rp 20 juta disita dalam operasi tangkap tangan itu.

Tersangka adalah Mugiono, yang menjabat Kades Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kasus berawal ketika tersangka menangani sengketa tanah yang dijanjikan untuk dapat terselesaikan. Kesempatan itu rupanya dimanfaatkan tersangka untuk memeras korban.

"Oknum kades (tersangka) yang menjadi tersangka diamankan, karena melakukan pemerasan terhadap salah seorang warga yang sedang bersengketa tanah," ungkap Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo saat konferensi pers di Mapolres, Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kamis (14/11/2019).


Andaru menjelaskan penangkapan terjadi di sebuah rumah makan. Saat pelaku ditangkap, barang bukti uang Rp 20 juta disimpan tersangka dalam jok motor yang dibawanya.

"Barang bukti uang Rp 20 juta disimpan tersangka dalam jok motor. Awal mula meminta Rp 60 juta. Karena menilai terlalu besar, korban keberatan dan melakukan pengaduan ke polisi," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk meyakinkan korban, permintaan uang disampaikan tersangka atas persetujuan pihak lawan. Padahal, dalam penyidikan, terungkap pemerasan dilakukan atas inisiatif tersangka sendiri.


"Tersangka meyakinkan bahwa permintaan uang atas persetujuan pihak lawan dan untuk penyelesaian masalah. Namun terungkap bahwa tersangka dalam perbuatannya mengatasnamakan pribadi dan untuk kepentingan pribadi. Korban juga sudah melaporkan perkara ini ke polisi, dan pihak yang bersangkutan yang diklaim tersangka tak pernah memberikan persetujuan atas permintaan uang itu," beber Andaru.

Tersangka, yang dianggap telah menyalahgunakan wewenang dan jabatan, dijerat Pasal 12e Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (fat/iwd)