Khofifah Apresiasi Pemkab Bojonegoro dalam Tangani Dampak Angin Kencang

Ainur Rofiq - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 21:02 WIB
Gubernur Khofifah mengunjungi korban puting beliung di Bojonegoro. (Ainur Rofiq/detikcom)
Gubernur Khofifah mengunjungi korban puting beliung di Bojonegoro. (Ainur Rofiq/detikcom)

Sedangkan pada peristiwa angin kencang yang terjadi Senin (11/11), ada 53 rumah rusak dengan kategori beragam. Untuk kategori rumah rusak berat sebanyak 12 unit, rusak sedang 4 unit, dan rusak ringan 37 unit.

Kerusakan tersebut tersebar di 36 desa dalam 12 kecamatan, yakni Kecamatan Temayang,Dender, Kalitidu, Sugihwaras, Sukosewu, Kapas, Ngraho, Ngasem, Tambarkrejo, Purwosari, Gayam, dan Padangan.

Terkait rumah warga yang mengalami kerusakan, Khofifah meminta OPD terkait segera mendata dan mencocokkan dengan Pemkab Bojonegoro agar bisa dilakukan identifikasi. Selain itu, pos pengungsian yang memadai harus disediakan, khususnya bagi korban yang masuk kategori rumah rusak berat.


"Saat ini, Tim Reaksi Cepat BPBD Provinsi Jawa Timur telah bergabung dengan tim dari Bakorwil Bojonegoro untuk melakukan dukungan asesmen. Khususnya untuk rekonstruksi rumah yang rusak sedang dan berat," lanjut mantan Menteri Sosial itu.

Menurut Khofifah, penguatan konstruksi rumah tinggal masyarakat perlu segera dilakukan. Selain itu, rumah tinggal yang tidak layak huni harus segera di-update menjadi rumah tinggal layak huni (rutilahu).

"Rumah-rumah tersebut diharapkan bisa terdata sebagai rutilahu, dan ini perlu segera kita lakukan. Selain pemprov, untuk menyukseskan program ini tentunya pemkab juga harus bisa menjadi ujung tombaknya," imbuhnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3