detikNews
2019/11/12 16:44:17 WIB

BPOM Sebut Kasus Kosmetik Ilegal di 2018 Senilai Rp 164 Miliar

Amir Baihaqi - detikNews
Halaman 1 dari 2
BPOM Sebut Kasus Kosmetik Ilegal di 2018 Senilai Rp 164 Miliar Rapat evaluasi BPOM di Surabaya (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut kasus kosmetik ilegal sebagai temuan dengan nilai terbesar selama dua tahun terakhir. Jumlah temuan pada 2018 mencapai Rp 164 miliar.

"Untuk 2019 temuan yang paling tinggi nilainya memang yang kami lihat adalah dari kosmetik, khususnya dari peredaran daring," kata Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Mayagustina Andarini seusai pembukaan rapat evaluasi nasional di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (12/11/2019).


"Tahun 2018 saja kami mendapatkan Rp 164 miliar. Itu merupakan 77 persen dari temuan seluruh komoditas yang diawasi oleh BPOM. Dasarnya ya itu dia ilegal. Dijual online dan tidak ada izin edar serta mengandung bahan berbahaya," tambahnya.

Kemudian soal wilayah dengan peredaran tertinggi, Maya menyebut Jawa Timur sebagai wilayah terbesar setelah DKI Jakarta dan sekitarnya. Di Jatim, BPOM mendapat temuan kosmetik ilegal senilai Rp 5 miliar.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com