Seleksi CPNS Dibuka, Pemohon SKCK di Polres Malang Membludak

Seleksi CPNS Dibuka, Pemohon SKCK di Polres Malang Membludak

Muhammad Aminudin - detikNews
Selasa, 12 Nov 2019 13:18 WIB
Antrean para pemohon SKCK di Polres Malang (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Malang membludak. Hal ini menyusul dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pantauan detikcom, para pemohon banyak didominasi oleh milenial. Mereka rela mengantre mengikuti proses tahapan pengurusan SKCK.

Fasilitas meja kursi yang disediakan di depan ruang permohonan SKCK Polres Malang di Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang, sejak pagi penuh dengan para pemohon.

Rata-rata mereka ingin memanfaatkan peluang pekerjaan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Petugas SKCK Polres Malang Bripda Efing Narista mengaku, bahwa jumlah permohonan SKCK meningkat dibandingkan hari biasanya.


"Peningkatan jumlah pemohon dikarenakan adanya pembukaan CPNS. Dalam sehari, jumlah pemohon 200 hingga 250 orang," ujar Efing kepada wartawan di ruang permohonan SKCK Polres Malang, Selasa (12/11/2019).

Efing mengatakan pada hari biasanya jumlah pemohon jauh dibandingkan beberapa hari terakhir. Yang jumlahnya hanya mencapai 90 sampai 100 orang.

"Kalau hari biasa jumlah pemohon lebih sedikit. Yakni 90 sampai 100 orang saja," sebutnya.

Dengan membludaknya jumlah pemohon, membuat jam pelayanan SKCK diperpanjang. Bila hari biasanya mulai pukul 8 pagi sampai 14.00 siang, kini dibuka sampai pukul 16.00 WIB.

"Karena pengurusan SKCK harus jadi dalam waktu sehari. Maka kami memperpanjang jadwal pelayanan sampai pukul 4 sore," beber Efing.


Efing mengungkapkan, dalam setiap pengurusan SKCK baik itu baru maupun perpanjangan di Polres Malang, hanya membutuhkan waktu selama 12 menit.

Dari mulai mengisi blangko permohonan, sidik jari sampai dengan pencetakan dokumen SKCK. Pemohon juga bisa melakukan registrasi secara online dengan mengakses resmalangSKCK.com atau SKCK Polri.co.id.

"Untuk mengisi blangko, dan ketika datang tinggal melakukan sidik jari. Ini bisa dilakukan dengan registrasi online dan membawa foto kopi KTP, KK (Kartu Keluarga), serta foto diri ukuran 4x6 sebanyak 3 lembar," kata Efing.

Alma Nur Aulia (20), mahasiswi asal Bantur, Kabupaten Malang, mengaku mengurus SKCK untuk mendaftar CPNS yang dibuka oleh Pemkab Malang.

"Saya mau daftar CPNS di Pemkab Malang. Alhamdulillah pengurusan SKCK-nya cepat, meski harus mengantre. Karena yang mengurus juga banyak," ujarnya ditemui di sela pengurusan SKCK.


Simak Video "Syarat TOEFL di TES CPNS Dipersoalkan, Ini Jawaban Menpan-RB"

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)