detikNews
Minggu 10 November 2019, 15:01 WIB

Siswa SMK di Jember Tampilkan Drama Kolosal di Bangunan Peninggalan Belanda

Yakub Mulyono - detikNews
Siswa SMK di Jember Tampilkan Drama Kolosal di Bangunan Peninggalan Belanda Hotel Yamato yang menjadi latar drama kolosal (Foto: Yakub Mulyono)
Jember - Sekitar 50 siswa SMK Muhammadiyah 05 Kencong menampilkan drama kolosal perjuangan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Drama kolosal digelar di seputaran bangunan peninggalan penjajah Belanda.

Lokasi itu berada di Lingkungan PTPN XI Gunungsari, Kecamatan Kencong. Lokasi itu sekarang ini memang dipromosikan sebagai tempat wisata tempo dulu dengan sebutan kampung Londo.

Sementara drama kolosal menampilkan perjuangan pemuda dan rakyat dalam pengibaran bendera merah putih di hotel Yamato, Surabaya. Selain itu juga menampilkan perjuangan rakyat ketika mempertahankan gempuran tentara sekutu pada 10 November 1945.


Waka Kesiswaan SMK Muhamdiyah 05 Kencong, Tovan Eko Cahyono menuturkan, kegiatan ini bertujuan memberi wawasan siswa tentang bagaimana menghargai jasa para pahlawan. Seain itu agar para siswa tidak lupa apa yang membuat Indonesia merdeka dengan sesungguhnya.

"Yaitu dengan cara berjuang dan pada masa itu tidak mudah memperjuangan kemerdekaan negara republik Indonesia. Maka dari itu kami mengelar drama Kolosal tentang kepahlawanan ini di Kampung Londo. Selain siswa bisa menjaga warisan budaya, juga selalu mengingat tentang arti hari pahlawan secara langsung," ucap Tovan, Minggu (10/11/2019).

Drama kolosal yang dilakukan di bekas bangunan peninggalan jaman Belanda juga membuat beberapa siswa larut dalam kisah perjuangan kala masa penjajahan. Hingga terpasanglah sang Merah Putih di Hotel Yamato.


"Kami bangga. Meski kami tidak ikut berjuang kala itu, namun kami bisa diberikan kesempatan membuat drama kolosal di hari pahlawan ini," ujar salah seorang siswa, Moh. Ilham.

Pemeran Bung Tomo di drama kolosal itu mengatakan, sebagai siswa dirinya merasa berkewajiban meneruskan perjuangan para pahlawan. Caranya, dengan belajar rajin dan terus menjaga solidaritas antarumat beragama dan ras.

"Agar negara Indonesia semakin kuat, tidak terpecah, sampai kapan pun," tandasnya.





Gema ''Selamat Hari Pahlawan'' yang Trending di Twitter:

[Gambas:Video 20detik]




(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com