detikNews
Minggu 10 November 2019, 09:39 WIB

Upacara Hari Pahlawan di Surabaya Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Khofifah

Hilda Meilisa - detikNews
Upacara Hari Pahlawan di Surabaya Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Khofifah Upacara Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November yang digelar Pemprov Jatim di Tugu Pahlawan Surabaya berlangsung penuh khidmat. Usai upacara, berbagai tari-tarian hingga drama kolosal juga ditampilkan.

Di kesempatan ini, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjadi inspektur upacara. Dalam sambutannya, Khofifah sempat menghaturkan syukur atas ditetapkannya salah satu pahlawan asal Jatim, KH Masjkur sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi pada Jumat (8/11).

"Saya bersyukur atas ditetapkannya KH Masjkur sebagai pahlawan nasional, beliau yang menjadi komandan Laskar Hizbullah pada rangkaian perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di Surabaya pada tahun 1945," kata Khofifah di Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu (10/11/2019).

Selain itu, Khofifah juga sempat membacakan sambutan Menteri Sosial RI. Dalam sambutan tersebut, Khofifah mengingatkan pentingnya generasi kini mengingat jasa para pahlawan.


"Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa pada kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari kita," imbuhnya.

Sementara itu, Khofifah juga menyoroti perkataan Proklamator Bung Karno yang menyebut jika bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Untuk itu, dia ingin peringatan Hari Pahlawan ini membangkitkan rasa cinta pada para pahlawan.

"Peringatan Hari Pahlawan ini kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini. Bagaimana tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 adalah Aku Pahlawan Masa Kini, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun yang memperkuat keutuhan NKRI," paparnya.

Foto: Hilda Meilisa Rinanda


"Seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya. Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata, mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan," pungkasnya.

Dalam acara ini, Khofifah juga sempat menyerahkan bingkisan dan tanda penghormatan kepada para veteran yang hadir dalam kegiatan.




Pahlawan di Mata Masyarakat:

[Gambas:Video 20detik]




(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com