detikNews
Sabtu 09 November 2019, 19:04 WIB

Bojonegoro Diterjang Angin Kencang, Banyak Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Ainur Rofiq - detikNews
Bojonegoro Diterjang Angin Kencang, Banyak Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Rumah ambruk tersapu angin kencang (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro - Angin kencang bercampur hujan memporak porandakan Bojonegoro. Terjadi juga hujan es.

Angin kencang merusak sejumlah rumah, bahkan ada rumah yang ambruk. Belasan pohon di pinggir jalan raya juga tumbang. Malam ini situasi di beberapa wilayah gelap karena listrik padam.

Belasan pohon besar tumbang terjadi di ruas jalan kota Bojonegoro. Di antaranya Jalan untung Suropati , Rajekwesi, Gajah mada, Diponegoro, J.A. suprapto, serta jalan ahmad yani.

Rata rata pohon besar yang ambruk sampai akarnya, karena kondisi akarnya banyak yang terpotomg akibat proyek drainase yang masih dalam tahap pengerjaan. Akibat banyaknya pohon tumbang, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan macet total.

"Ya ada banyak pohon tumbang di dalam kota. Ini macet lalu lintas, habis hujan campur angin" ucap Toni, warga Kalianyar, kepada detikcom, Sabtu (9/11/2019).


Banyak pohon tumbangBanyak pohon tumbang (Foto: Ainur Rofiq)

Selain banyak pohon tumbang, satu rumah roboh di Desa Prambatan. Sejumlah rumah di Desa Kedungbondo dan Desa Lengkong, Kecamatan Balen rusak bagian teras dan atapnya. Beberapa tenda di lokasi acara festival Bengawan Solo di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen juga disapu angin kencang. Atap gedung Unugiri di Jalan Ahmad Yani juga rusak.

Sedangkan untuk fasilitas umum, kaca pertokoan di Jalan Veteran juga pecah, atap perkantoran Dinas Damkar juga rusak.

Hingga malam ini petugas BPBD Bojonegoro masih berusaha mengevakuasi pohon tumbang. Listrik di kota dan beberapa kecamatan padam total hingga malam ini.

"Ini rekan-rekan Masih di lapangan untuk evakuasi pohon tumbang." ucap Sekretaris BPBD Bojonegoro Nadif ulfa.


Sementara itu, beberapa warga di kota Bojonegoro juga mendapati adanya hujan es batu petang tadi.

"Ada hujan es tadi di Ledok Kulon dan Pacul. Kayak kerikil, kecil- kecil es nya," ucap salah satu warga, Muhajir.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com