detikNews
Sabtu 09 November 2019, 18:49 WIB

Gugatan Dikabulkan PTUN, Karaoke Maxi Brillian Blitar Segera Buka Lagi

Erliana Riady - detikNews
Gugatan Dikabulkan PTUN, Karaoke Maxi Brillian Blitar Segera Buka Lagi Saat Karaoke Maxi Brillian disegel (Foto: Erliana Riady)
Blitar - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya mengabulkan gugatan Karaoke Maxi Brillian. Dengan dikabulkannya gugatan itu, maka Surat Keputusan (SK) Pemkot Blitar tentang penutupan rumah karaoke itu batal demi hukum. Dan tempat hiburan di Kota Blitar itu akan segera kembali buka.

Kuasa Hukum Maxi Brillian, Rudi Puryono menjelaskan, majelis hakim membacakan putusan perkara no 87/6/2019/PTUN.SBY, pada tanggal 5 Nopember 2019.

Isinya, pertama, penetapan mengabulkan petitum (permintaan) tentang penolakan penundaan pelaksanaan SK Pemkot No 35 dan 36. Kedua, putusan mengabulkan seluruh gugatan yang disampaikan pihak Maxi Brillian.

Dalam SK Pemkot Blitar nomor 35, berisi penghapusan daftar perusahaan karena melanggar Perda nomor 1 tahun 2007. Dan SK nomor 36, berisi penutupan bagi Brillian Cafe Live Music & Karaoke Keluarga.


"Dengan dikabulkannya gugatan kami, maka Maxi Brillian tanggal berapapun akan buka. Sudah legal secara hukum," kata Rudi saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (9/11/2019).

Rudi menambahkan, ada waktu selama 14 hari yang dipersiapkan undang-undang barangkali ada pihak yang tidak bisa menerima putusan ini. Sehingga ada upaya banding, dan itu adalah hak setiap pihak yang akan dihormati Maxi Brillian.

"Namun upaya banding tidak mempengaruhi penetapan penundaan ya. Artinya, Maxi Brillian masih tetap bisa beroperasi sampai ada putusan hukum (inkrah) dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN)," jelasnya.

Pemilik Maxi Brillian Heru Sugeng Priyono menyatakan akan segera membuka kembali tempat usahanya ini. Dia mengumpulkan pihak manajemen Sabtu pekan depan, masih dengan konsep yang tidak berubah seperti awal buka.


"Mungkin minggu ini akan segera buka. Konsepnya tetap sama pariwisata malam Kota Blitar. Sesuai perizinan kami, live music, resto, dan karaoke," jawab Heru dihubungi detikcom.

Menanggapi kabar ini, Plt Wali Kota Blitar Santoso mengaku belum menerima salinan putusan. Namun pihaknya akan melakukan upaya banding atas putusan itu

"Sebagai upaya terakhir, kami akan mengajukan banding. Kami sudah menugasi tim untuk mengajukan banding atas putusan PTUN. Pemkot Blitar concern, kegiatan yang merusak moral tetap kami jaga. Supaya masyarakat juga tidak terganggu," pungkasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com