Siraman Waranggono, Ikon Wisata Budaya Khas Tuban

Ainur Rofiq - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 18:12 WIB
Siraman Waranggono di Tuban/Foto: Ainur Rofiq
Tuban - Puluhan waranggono mengikuti wisuda dan ritual siraman di Pemandian Bektiharjo, Tuban. Ritual tersebut digelar setiap tahun agar tetap lestari.

Dalam acara tersebut, tampak sejumlah pelaku seni wanita mengenakan gaun putih. Di kepala mereka ada rangkaian bunga melati yang menghiasi.

Mereka berjalan dengan santun menjalani prosesi siraman. Mulai dengan membasuh wajah, kaki dan tangan. Siraman dilakukan oleh sesepuh seni budaya di Kabupaten Tuban.


Ritual yang digelar setiap tahun ini merupakan upaya melestarikan kebudayaan Bumi Wali. Selain itu, menggelar Siraman Langen Tayub juga sebagai cara dan mempromosikan salah satu ikon wisata kebudayaan tersebut.

Berbeda dengan gelaran tahun sebelumnya, siraman tahun ini dikemas lebih menarik. Sebelum prosesi siraman, para waranggono juga mengikuti kirab dari alun-alun menuju pemandian Bektiharjo di Kecamatan Semanding.

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein mengatakan, kirab tahun ini diikuti 80 waranggono, 55 pramugari dan 45 pimpinan karawitan. Kemudian ada 25 orang dari Komunitas Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi), 20 orang dari Komunitas Perias, 25 orang dari Persatuan Masyarakat Budaya Indonesia (Permadani) dan 15 orang dari Komunitas Sound System Audio.


"Siraman Waranggono sebagai bentuk pelestarian warisan budaya sekaligus promosi salah satu wisata menarik di Bumi Wali Tuban," ucap Noor Nahar Husein didampingi Sekda Tuban Budi Wiyana, Kepala Disparbudpora Sulistyadi dan Forkopimda Tuban, Kamis (7/11/2019).

Para seniman juga akan diberi pembekalan tentang dunia seni dan pelatihan lainnya. "Semoga melalui prosesi ini, terus lahir seniman-seniman berbakat yang mampu membanggakan Tuban di kancah nasional hingga internasional.

Kesenian Langen Tayub menjadi salah satu ciri khas Tuban. Selain Nganjuk, Madiun dan Pacitan, Tuban menjadi sentra seniman Langen Tayub di Jawa Timur.
(sun/bdh)