Kawah Ijen Dibuka, Puluhan Pendaki Nikmati Indahnya Blue Fire

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 16:39 WIB
Pendakian Kawah Ijen di Banyuwangi (Ardian Fanani/detikcom)
Pendakian Kawah Ijen di Banyuwangi (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Sesuai dengan surat edaran Balai Besar KSDA Jatim, pendakian TWA Kawah Ijen resmi dibuka. Puluhan wisatawan baik domestik maupun mancanegara mulai mendatangi destinasi kawah berwarna biru toska ini.

Destinasi Kawah Ijen dibuka Kamis (7/11/2019) sekitar pukul 01.00 WIB. Puluhan kendaraan wisatawan sudah tampak terparkir di kawasan Paltuding Ijen. Total ada 96 wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang naik ke puncak Ijen.

"Ada sekitar 96 orang. Sesuai dengan rekapitulasi tiket yang terjual. Perinciannya adalah 50 domestik dan 46 mancanegara," ujar Sigit Haribowo, Kepala Pos TWA Kawah Ijen, kepada detikcom.

Pembukaan ini, kata Sigit, sesuai dengan instruksi dari Balai Besar KSDA Jawa Timur. "Pascakebakaran, kami laporkan memang aman untuk pendakian," pungkasnya.


Sebagian besar wisatawan tahu mengenai Kawah Ijen yang sempat ditutup selama 18 hari, yakni sejak 20 Oktober. Kawah ditutup akibat kebakaran hutan di Pegunungan Ijen.

Salah seorang wisatawan mancanegara asal Republik Ceko, Lukas Drobny, mengaku mendengar kabar TWA Kawah Ijen dibuka saat berada di Bromo. Lukas berniat berkunjung ke Kawah Ijen sejak dia sampai di Bali pekan lalu. Dia mengetahui Kawah Ijen dari seorang teman di Bali yang bercerita tentang adanya pemandangan blue fire dan belerang.

"Sebelum datang ke sini, kemarin saya mendaki Gunung Bromo. Setelah mendengar kabar pemerintah telah kembali membuka Kawah Ijen, saya langsung datang ke sini karena penasaran dengan keindahan blue fire," ujarnya.

Lukas tertarik datang ke Ijen karena dia pernah berkunjung ke destinasi serupa, yakni di pegunungan yang terdapat kandungan belerang dan blue fire di Islandia. Di dunia hanya terdapat dua destinasi alam blue fire, yakni di Indonesia dan Islandia.

"Menurut saya, bila dibandingkan dengan di Islandia, jauh lebih cantik di sini," ujarnya.

Kemudian pasangan wisatawan mancanegara asal Ukraina, Kirill Potyomkin dan Miroslava Ponomarenko, baru tahu di Ijen sempat mengalami kebakaran hutan dan baru dibuka perdana. "Berarti kemarin masih ditutup, saya baru tahu. Harusnya saya sudah datang dari Bali ke Ijen kemarin, tapi karena ada masalah di perjalanan, baru bisa sampai hari ini. Dan saya beruntung baru sampai hari ini," kata Kirill Potyomkin.


Kirill Potyomkin dan pasangannya baru pertama kali ke Ijen. Dia tertarik datang setelah melihat foto-foto blue fire dari media sosial.

"Ini pertama kalinya kami datang ke sini. Saya tahu Ijen dari Instagram, melihat foto-foto blue fire dan sulfur (belerang) sangat cantik. Akhirnya kami putuskan datang ke sini," katanya.

Sementara itu, kondisi di sepanjang jalur pendakian mulai dari Paltuding hingga Kawah Ijen sudah terpantau aman, meski bau abu sisa kebakaran hutan masih tercium. BKSDA sebagai pengelola TWA Ijen juga sudah menyingkirkan pohon-pohon tumbang yang sempat menutupi jalur pendakian. (sun/bdh)