detikNews
Kamis 07 November 2019, 13:29 WIB

4 Penipu Order Fiktif Bermodus Cash Back Ajukan Penangguhan Penahanan

Hilda Meilisa - detikNews
4 Penipu Order Fiktif Bermodus Cash Back Ajukan Penangguhan Penahanan Kuasa hukum menunjukkan surat permohonan penangguhan penahanan. (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya - Kuasa hukum empat tersangka pemanfaatan cash back Tokopedia dan transaksi fiktif mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Pengajuan ini dilakukan karena keempat tersangka masih menempuh pendidikan (kuliah).

"Alasan itulah kami mengajukan penangguhan penahanan. Surat sudah diterima Direktorat Kriminal Khusus, tinggal menunggu jawaban," ujar salah satu kuasa hukum, Imam Asmara Hakim, di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (7/11/2019).

Imam mengatakan permohonan penangguhan penahanan ini merupakan permintaan para tersangka kepada orang tuanya. Keempat tersangka adalah Michael Chandra, Max Vissel Tedjakusuma, Kenno Kent, dan Hansei Buddie Soepriyanto.


"Yang menjadi penjamin untuk penangguhan penahanan adalah semua orang tua dari tiap klien," imbuh Imam.

Sebelumnya, kasus ini sempat menyeruak lantaran kuasa hukum empat tersangka mengadukan dua penyidik dari Polda Jatim ke Subdit Provos dan Pengamanan (Propam). Pengaduan ini dibuat karena kedua penyidik diduga memeras orang tua tersangka agar kasusnya bisa diselesaikan secara damai.

Kedua penyidik yang diadukan berinisial A dan K. Saat itu empat orang tua tersangka dimintai uang Rp 400 hingga Rp 500 juta agar para tersangka bisa dibebaskan.


Sementara itu, saat ditanya progres pelaporan dugaan pemerasan tersebut, Imam menyebut masih dalam tahap pendalaman oleh Bid Propam.

"Terkait pemerasan sudah kami sampaikan langsung ke Bid Propam. Sedang diperdalam. Nanti ada pemanggilan, ada pembuatan berita acara," lanjutnya.




Tonton juga video Nasabah Geruduk Dealer Akumobil Minta Refund:

[Gambas:Video 20detik]




(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com