detikNews
Rabu 06 November 2019, 16:42 WIB

Besok, Pendakian TWA Kawah Ijen Kembali Dibuka

Ardian Fanani - detikNews
Besok, Pendakian TWA Kawah Ijen Kembali Dibuka TWA Kawah Ijen (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, dibuka kembali setelah sempat ditutup karena kebakaran hutan beberapa waktu lalu. Wisatawan bisa kembali menikmati keindahan Kawah Ijen mulai Kamis (7/11/2019). Pembukaan ini menyusul surat edaran dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur tentang pembukaan TWA Kawah Ijen.

Dibukanya Kawah Ijen sesuai dengan Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem BBKSDA Jawa Timur bernomor SE.1397//K2/BIDTEK.1/KSA/11/2019 tentang Pembukaan Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik dibukanya jalur pendakian TWA Kawah Ijen. Ini merupakan kabar baik bagi wisatawan yang sebelumnya datang ke Banyuwangi untuk melihat kawah yang tersohor dengan fenomena api biru (blue flame)-nya tersebut.

"Informasi resminya telah kami terima. Kawah Ijen sudah bisa dikunjungi lagi. Untuk menjaga keselamatan, kami imbau agar para pengunjung mematuhi semua peraturan yang telah ditetapkan BBKSDA," ujarnya kepada wartawan, Rabu (6/11/2019).

Untuk diketahui, Kawah Ijen sempat ditutup sejak Minggu (20/10/2019). Penutupan ini menyusul terjadinya kebakaran di Gunung Ranti, yang lokasinya bersebelahan dengan Gunung Ijen. Kebakaran tersebut meluas ke kawasan Gunung Merapi Ungup-ungup di kawasan Ijen akibat badai angin kencang.


Secara terpisah Kepala BBKSDA Jatim Nandang Prihadi menjelaskan jalur pendakian Kawah Ijen telah dinyatakan aman pascakebakaran pada Sabtu (19/10/2019) petang. Hal ini sesuai dengan hasil pengecekan lapangan oleh Satgas Tanggap Darurat Kebakaran Hutan & Lahan Banyuwangi bersama tim BBKSDA.

"Setelah dicek di lapangan oleh tim, kondisinya sudah aman dan layak dibuka kembali untuk kunjungan wisata," kata Nandang.

Namun, lanjutnya, kondisi fisiknya tentu tidak sama dengan sebelum kebakaran. Banyak pohon yang terbakar dan tumbang, sehingga terkesan gundul.

"Untuk memperbaiki kondisi ini, kami akan melakukan penghijauan di kawasan Gunung Merapi Ungup-ungup saat musim hujan nanti. Kalau yang semak belukarnya kami perkirakan 4-5 bulan sudah bisa pulih kembali," terang Nandang.

Terkait dibukanya kembali Kawah Ijen, Nandang meminta para pengunjung mematuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan. Wisatawan tidak boleh turun mendekati kawah. Pengunjung hanya boleh mendekat sampai radius 1 km dari kawah.


"Ketentuan ini sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Ini untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengunjung," kata Nandang.

Pengunjung juga diimbau selalu berkomunikasi dengan petugas BBKSDA di kawasan TWA Kawah Ijen. Juga kooperatif turut mencegah kebakaran hutan.

"Misalnya, jangan membuang puntung rokok sembarangan. Karena ini bisa memicu terjadinya kembali kebakaran hutan. Pengunjung juga kami kenakan kewajiban asuransi untuk mengantisipasi dampak bencana," tegas Nandang.


Simak juga video "Kebakaran Padam tapi Wisata Kawah Ijen Belum Dibuka" :

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com