Onani di Depan Anak Kecil, Pria Ini Terancam 10 Tahun Penjara

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 18:33 WIB
Sofi menunduk menghindari jepretan kamera. (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Pelaku ekshibisionis di Surabaya Sofi Asfandi menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya. Sidang digelar dengan agenda pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Sidang tertutup itu dipimpin oleh ketua majelis hakim Rochmad. Sedangkan JPU yang membacakan dakwaan berasal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak.

"Terdakwa melakukan aksi pornografi di depan anak-anak dengan cara membuka ritsleting celana dan melakukan onani," kata JPU Duta Amalia kepada detikcom seusai persidangan di ruang Sari 2, Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (5/11/2019).


Amelia melanjutkan, saat kejadian, ada tiga anak yang melihat aksi Sofi. Karena takut, mereka kemudian lari dan melaporkan kepada orang tua masing-masing.

"Dari laporan salah satu orang tua, polisi kemudian mengamankan terdakwa," ujar Amalia.

Atas perbuatannya itu, terang Amelia, terdakwa diancam dengan tiga pasal berlapis. Adapun pasal itu antara lain tentang pornografi, perlindungan anak, dan perbuatan melanggar asusila di depan umum.


"Untuk ancaman yang paling tinggi hukumannya maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar," tandasnya.

Terpisah, terdakwa Sofi Asfandi, sebelum persidangan, mengaku melakukan aksinya itu hanya karena iseng. Ia menyesali perbuatannya.

"Hanya iseng pas lagi pusing. Menyesal banget," ucap duda anak satu itu. (fat/iwd)