Siswa Korban Bullying yang 6 Kali Pingsan Akhirnya Pindah Sekolah

Erliana Riady - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 16:57 WIB
Siswa korban bullying di Blitar (Foto: dok. Istimewa)

Sementara itu, proses penyelidikan pihak kepolisian belum menunjukkan perkembangan. Beberapa anak yang diminta keterangan tak satu pun yang mengaku pernah memukul korban. Mereka mengaku hanya guyon atau bercanda.

Mereka mengatakan, yang terjadi pada 28 Oktober 2019 seusai upacara Sumpah Pemuda itu hanya kesalahpahaman. Bahkan, saat korban jatuh, seorang anak yang diduga melakukan pemukulan justru menolong korban.


"Jadi, seusai upacara, korban dan temannya royokan (berebut) komputer. Lalu mereka berdua adu mulut dan saling memukul. Tapi saat korban mau terjatuh, temannya ini menolongnya dengan menahan tubuh korban dengan tangannya," kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Sodik Effendi.

Keterangan tersebut bertolak belakang dengan yang disampaikan pihak keluarga berdasarkan pengakuan siswa korban bullying. Menarik untuk ditunggu, bagaimana pihak kepolisian membuktikan kebenaran dalam kasus ini.
Halaman

(sun/bdh)