Terlalu, Pelajar SMP di Mojokerto Diduga Cabuli Bocah SD

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 13:29 WIB
Satreskrim Polres Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto-detikcom)
Satreskrim Polres Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto-detikcom)
Mojokerto - Seorang pelajar SMP di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, harus berurusan dengan hukum. Pasalnya, remaja berusia 12 tahun ini diduga mencabuli bocah laki-laki kelas 1 Sekolah Dasar (SD).

Korban dengan terduga pelaku tinggal satu kampung di salah satu desa di Kecamatan Mojoanyar. Sekretaris Desa (Sekdes) tempat tinggal pelaku dan korban, Lidya membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan ini.

"Iya benar sesuai dengan hasil konfirmasi saya ke Pak RT," kata Lidya saat dihubungi wartawan, Jumat (1/11/2019).

Namun Lidya mengaku tak tahu persis kronologi pencabulan tersebut. Dia berdalih, keluarga korban tidak melaporkan kasus ini ke pemerintah desa setempat.

"Kejadiannya saya kurang paham karena tidak ada laporan ke desa. Langsung dilaporkan ke polisi," ujarnya.


Informasi yang dihimpun detikcom, dugaan pencabulan ini terjadi pada Minggu (20/10). Saat itu korban sedang bermain dengan teman-temannya.

Sekitar pukul 09.00 WIB, terduga pelaku menghampiri korban. Pelajar SMP itu lantas mengajak korban ke dalam kebun jagung. Di tempat itu, bocah SD berusia 7 tahun itu diduga disodomi olehnya.

Terduga pelaku mengulangi perbuatannya pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB. Dia kembali menyeret korban yang sedang bermain ke kebun jagung. Namun, aksi keduanya ini kepergok pemilik kebun.

Sontak saja aksi tak terpuji remaja berusia 12 tahun itu membuat gempar warga kampung. Keluarga korban memutuskan melaporkan kasus ini ke Polres Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan tersebut. Dia juga membenarkan korban dan terduga pelaku sama-sama masih di bawah umur.

"Iya benar sudah ada laporan ke kami, sedang kami selidiki," tandasnya.




Simak video Terpidana Kasus Pencabulan 9 Anak: Tolak Kebiri, Pilih Hukuman Mati:

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)