GBT Rusak Pascakerusuhan, Pemkot Fokus Perbaikan untuk Piala Dunia U-20

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 16:09 WIB
Kondisi GBT pascakerusuhan suporter (Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Kondisi GBT pascakerusuhan suporter (Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya - Kepala Bappeko Kota Surabaya Eri Cahyadi enggan berkomentar soal kerusuhan suporter Persebaya, Bonek, yang mengakibatkan kerusakan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Menurut Eri, pihaknya berfokus pada pembenahan GBT untuk Piala Dunia U-20 2021.

"No comment. Pemkot akan memperbaiki lapangan untuk Piala Dunia U-20 2021," kata Eri kepada wartawan di kantor Bappeko, Rabu (30/10/2019).

Ia melanjutkan, pemkot tengah menunggu pengesahan RAPBD 2020, yang rencananya akan digelar 10 November mendatang. Jika RAPBD sudah disahkan, pemkot bisa melakukan perbaikan Stadion GBT.


"Kalau anggaran kita sudah disahkan pada 10 November, insyaallah kita bisa melakukan pelelangan pada 20 November. Setelah ada pemenang, pengerjaan bisa dilakukan pada Januari 2020," papar Eri.

Menurut Eri, bagian Stadion GBT yang mengalami kerusakan pascakerusuhan suporter mungkin akan diperbaiki sekaligus untuk menyongsong Piala Dunia U-20, terutama untuk kerusakan skala besar.


"Akan kami hitung itu untuk perbaikan dan pekerjaan buat persiapan Piala Dunia. Tapi yang kecil (kerusakan) diproses oleh teman-teman Dispora, bagaimana posisinya diperbaiki. Kalau nilainya besar akan diikutkan lelang sekaligus atau dilakukan perbaikan kecil-kecil," pungkas Eri.

Selasa (29/10), Persebaya kalah dengan skor 2-3 oleh PSS Sleman dalam laga yang digelar di Stadion GBT. Bonek kemudian merangsek masuk ke lapangan dan terjadi chaos hingga pembakaran. (sun/bdh)