Cak Besutan Hadir di Jombang Cegah Konflik Antarperguruan Silat

Cak Besutan Hadir di Jombang Cegah Konflik Antarperguruan Silat

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 12:55 WIB
Cak Besutan Hadir di Jombang Cegah Konflik Antarperguruan Silat
Acara Cak Besutan di Jombang. (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jombang - Polres Jombang mempunyai cara khusus untuk mencegah konflik antarperguruan silat. Polisi menghadirkan Cak Besutan.

Cak Besutan bukanlah nama tokoh lawak maupun pendekar silat. Cak Besutan merupakan kepanjangan dari Cangkrukan Kamtibmas Bersama Kita Aman.

Sesuai dengan namanya, Polres Jombang menggelar cangkrukan bersama Paguyuban Silat Jombang Beriman (PSJB). Paguyuban ini mempunyai anggota puluhan perguruan silat di Kota Santri.


Selain Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, acara cangkrukan ini juga dihadiri Wakil Bupati Sumrambah dan Ketua Pengadilan Negeri Jombang Anry Widyo Laksono. Kemudian tampak pula Danramil Jombang Kapten Inf Nasrullah serta perwakilan dari 24 perguruan silat yang tergabung dalam PSJB.

"Acara Cak Besutan ini kami adakan untuk menyamakan persepsi dan tujuan masing-masing perguruan silat guna menjadikan situasi kamtibmas di Kabupaten Jombang kondusif," kata Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, Rabu (30/10/2019).

Cak Besutan yang digelar di lapangan tenis Mapolres Jombang ini mengusung tema 'Mewujudkan Perguruan Silat Jombang yang Guyub Rukun dan Damai Jombang untuk Jatim Aman Menuju Indonesia Damai'. Pada kesempatan ini Forkopimda Jombang juga menyerahkan AD/ART kepada perwakilan 24 perguruan silat.

Boby menjelaskan, menyamakan persepsi puluhan perguruan silat sangat penting. Sebab, dengan persepsi yang sama, semua perguruan silat bisa bersinergi dengan TNI dan Polri untuk memastikan Kota Santri selalu kondusif. Ia mengimbau para pesilat di Jombang agar selalu bersikap rendah hati dan menghindari konflik.

"Saya juga mengimbau semua perguruan silat ikut menyukseskan pilkades serentak di Kabupaten Jombang tahun 2019," terangnya.

Wabup Jombang Sumrambah menuturkan persatuan Bangsa Indonesia yang beragam rentan dirusak dengan isu-isu provokatif. Oleh sebab itu, dia berharap para pesilat menjaga rasa kekeluargaan dan nasionalisme agar NKRI tetap kuat.


"Pesan kami, jadilah pendekar yang bermanfaat bagi NKRI yang kita cintai," imbuhnya.

Upaya menjaga persaudaraan antarperguruan silat ini disambut baik para pendekar di Jombang. Seperti yang dikatakan Sujatmiko, perwakilan PSH Winongo. Menurut dia, perdamaian dan persaudaraan jauh lebih penting jika dibandingkan ego pribadi.

"Kami beserta pengurus pencak silat se-Kabupaten Jombang mengapresiasi para pencetus, utamanya Forkopimda, yang telah membentuk PSJB," pungkasnya.
Halaman 2 dari 2
(sun/bdh)
Berita Terkait