Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran di Gunung Ijen

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 27 Okt 2019 16:45 WIB
Helikoper Water Bombing Mulai Padamkan Api (Foto: Ardian Fanani-detikcom)
Banyuwangi - Helikopter pemadam mulai beroperasi di Pegunungan Ijen, Banyuwangi. Helikopter dari BNPB itu melakukan water bombing alias pengeboman air di kawasan yang masih terbakar.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan satu helikopter pemadam. Itu setelah Bupati Banyuwangi mengirim surat permohonan bantuan armada udara terkait pemadaman kebakaran hutan lewat pengeboman air. Pemadaman lewat udara menjadi satu-satunya cara efektif untuk memadamkan api karena sulitnya medan.

"Kemarin sore helinya sudah datang ya (Sabtu 26 Oktober). Minggu pagi tadi telah beroperasi melakukan pemadaman. Terima kasih atas respons dari BNPB serta Pemprov Jatim, Gubernur Ibu Khofifah, yang turut membantu pengiriman armada udara untuk menagatasi kebakaran pegunungan Ijen," kata Anas kepada wartawan, Minggu (27/10/2019).

Bupati Anas sendiri telah menetapkan Status Tanggap Darurat penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan untuk kawasan Pegunungan Ijen, mulai 22 - 28 Oktober 2019. Seiring dengan penerbitan status tersebut, Pemprov Jatim juga melakukan penetapan Status Tanggap Darurat untuk kawasan tersebut pula per tanggal yang sama.


"Operasi ini kan mengacu pada status dan masa tanggap darurat dari Pemprov Jatim karena yang mengendalikan pihak Pemprov Jatim. Masa tanggap darurat yang ditetapkan provinsi sendiri mengacu pada penetapan kabupaten," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Fajar Suasana.

Pantauan detikcom, sedikitnya terdapat lima titik kepulan asap yang tampak di lereng Gunung Merapi Ungup-ungup sisi Timur. Namun, salah satu titik yang terpantau cukup tebal dan besar langsung menjadi sasaran tembak helikopter water bombing ini.

Bintara Administrasi Tata Urusan Dalam Koramil Licin, Sersan Kepala Arief Effendi membenarkan Kalau fokus pemadaman api hari ini adalah di Gunung Merapi Ungup-ungup. Air mulai disiramkan pertama kali tepat pukul 08.09 Wib.

"Fokus pertama penanganan adalah Merapi Ungup-ungup. Ini (water bombing) terus dilakukan oleh BNPB," ujarnya kepada detikcom. (fat/fat)