detikNews
Sabtu 26 Oktober 2019, 14:19 WIB

Banyuwangi Jaring Pelari Muda Melalu Kompetisi Lari Estafet Massal

Ardian Fanani - detikNews
Banyuwangi Jaring Pelari Muda Melalu Kompetisi Lari Estafet Massal Banyuwangi Jaring Atlet Atletik (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Ratusan pelari junior di Banyuwangi mengikuti kompetisi adu cepat lari estafet yang digelar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Dinas Pendidikan dan Dispora Banyuwangi. Ajang ini digelar untuk menjaring benih-benih atlet muda berbakat.

Total pelari junior yang ikut dalam ajang ini berkisar 746 pelari yang terdiri dari 570 pelari estafet dari 114 regu dan 176 peserta untuk nomor perseorangan. Mereka berjuang menjadi yang terbaik di lapangan atletik GOR Tawangalun, Sabtu (26/10/2019).

"Ini kompetisi dan seleksi terbesar jika dibandingkan nasional. Karena memang di daerah lain hany diikuti paling banyak 38 regu untuk estafet. Di Banyuwangi malah 114 regu," Agus Sujiyono, Ketua Harian Pasi Banyuwangi kepada detikcom, Sabtu (26/10/2019).

Bukan asal cepat, ajang lari estafet ini mengharuskan para peserta terdiri dari siswa SD dan MI ini, harus bekerjasama dengan rekan satu timnya agar mencapai garis akhir.

"Ini bukan kegiatan murni prestasi. Ini merupakan pendidikan karakter yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan," tambahnya.


Mereka akan belajar bagaimana meraih sebuah kemenangan tim dengan cara kerjasama yang solid. Dimana, timing, team work dan kedisiplinan serta semangat juang akan menghasilkan sebuah prestasi diujung garis akhir nanti.

Sedangkan untuk penyaringan atlet berbakat, Agus melakukan seleksinya pada kompetisi individual, yakni pada nomor 60 meter putra dan putri. Dimana setelah ini, mereka akan dibina secara khusus guna untuk persiapan laga pada kompetisi resmi nantinya.

"Kita akan bina anak-anak pilihan ini untuk ke jenjang yang berikutnya," katanya.

Artinya, lanjut Agus, saat memasuki bangku SMP nanti, apabila anak-anak ini melanjutkan sekolah di Banyuwangi dan tinggal di asrama atletik, maka seluruh biaya pendidikan akan ditanggung oleh Pasi. "Kita tampung disini dan dibiayai oleh Pasi. Untuk orang tua hanya tinggal menjenguk saja nantinya," tambahnya.

Di lapangan atletik Bumi Blambangan tersebut, 114 regu harus berlari sejauh 80 meter, sebanyak lima kali berkesinambungan.


Untuk diketahui, dengan ajang penjaringan atlet berbakat yang serupa, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banyuwangi telah berhasil menyumbangkan atletnya ke tingkat Jawa Timur. Diantaranya nomor lari 100 meter dan 200 meter, nomor 110 gawang, lompat gala dan lari estafet 4x4 serta 4x1.

Secara terpisah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberikan apresiasi yang dilakukan oleh Pasi, Dispendik dan Dispora Banyuwangi. Pembibitan pelari-pelari junior Banyuwangi sebagai bentuk kesiapan atletik Jawa Timur dan Nasional.

"Tentu Banyuwangi menjadi pundi-pundi atlet pelari nasional. Karena kami menyatakan kegiatan sport n tourism untuk tumbuh. Tak hanya sepeda, atletik kita juga perdulikan," ujarnya.



Simak juga video Klub Mobil Sedan Mewah Kepincut Destinasi Wisata Banyuwangi:

[Gambas:Video 20detik]




(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com