Warga Blitar Sulap Akar Kayu Jadi Ukiran Bernilai Jual Tinggi

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 26 Okt 2019 10:48 WIB
Akar kayu disulap jadi barang bernilai tinggi/Foto: Erliana Riady

Begitu ilmu pahat sudah dipegang, ditambah taste art Angga yang dominan, dengan berani dia beli akar kayu jati dari wilayah Blitar selatan. Satu onggok akar kayu dibelinya seharga Rp 50 ribu.

Angga pun tanpa beban menggoreskan pena menggambar motif ukiran yang diinginkan. Pahatan pertamanya, ikon Blitar. Yakni ikan koi. Sepekan berubahlah akar kayu jati itu menjadi sebuah patung ukiran yang indah.

Dia lalu memotret karyanya, dan langsung ada yang menawar. Lumayan, karya pertama dihargai sebesar Rp 800 ribu. Usai itu, pesanan demi pesanan mengalir melalui akun medsos pribadinya.


"Pemesan itu kebanyakan pemilik hotel karena untuk interiornya. Sementara ini dari Malang, Surabaya dan Jakarta. Wabup Blitar juga pernah pesen dibuatkan patung kepala kuda," cetusnya.

Warga Blitar membuat karya seni dari akar pohon/Warga Blitar membuat karya seni dari akar pohon/ Foto: Erliana Riady

Soal motif yang diinginkan, sesuai selera pelanggan. Namun soal harga, Angga menentukan sesuai tingkat kesulitan bentuk pahatan.
Biasanya untuk patung akar setinggi lebih dari satu meter, dia mematok harga mulai Rp 1 sampai 1,5 juta.

Hobi yang ditekuni sejak tahun 2009 ini mulai membuahkan hasil. Setidaknya, setiap bulan selalu ada pesanan datang. Dan jiwa Angga, makin tertantang untuk mengolah akar kayu dengan tinggi dan dimensi yang lebih besar.

"Saya pernah diundang ke Kalimantan. Bikin pahatan ukiran kayu setinggi sekitar tiga meter sama relief dindingnya sekalian. Disitulah saya benar-benar merasa senangnya bekerja. Dan hasil kerja saya dihargai lumayan besar," pungkasnya.
Halaman

(fat/fat)