detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 21:31 WIB

10 Ribu Santri Banyuwangi Ikuti Kirab dan Apel HSN 2019

Ardian Fanani - detikNews
10 Ribu Santri Banyuwangi Ikuti Kirab dan Apel HSN 2019 Foto: Istimewa
Banyuwangi - 10 Ribu santri Banyuwangi memadati sepanjang rute Pemda Banyuwangi hingga Taman Blambangan. Mereka mengikuti kirab dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2019.

Santri yang berasal dari pesantren yang tersebar di 25 kecamatan itu mengenakan pakaian khas Santri. Bersarung dan berkopiah bagi yang santri putra. Bagi santri putri mengenakan busana muslim. Sembari membawa atribut pesantren, mereka berselawat dan menyenenandungkan yel-yel masing-masing pesantren, Selasa (22/10/2019).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberangkatkan langsung kirab santri tersebut. Dalam kesempatan itu, ia berpesan tentang tantangan santri ke depan. Di antaranya adalah tingkat ketersediaan lapangan kerja.

"Lulusan pesantren harus dibekali dengan beragam ketrampilan untuk siap bersaing di dunia kerja. Saat ini, tingkat persaingan semakin tinggi seiring makin tingginya tingkat demografi dan makin efisiennya teknologi," terang Anas usai pemberangkatan.


Untuk itu, imbuh Anas, pesantren ke depan harus mempersiapkan jiwa entrepreneurship bagi para urusannya. "Pemda Banyuwangi akan siap bersinergi mewujudkan entrepreneur santri," janjinya.

Dalam rangkaian HSN 2019 ini, menjadi bagian dari Banyuwangi Festival (B-Fest) dengan tajuk Santri Preneur. Tidak hanya rangkaian seremonial, namun juga digelar sejumlah pelatihan kepada para santri. Seperti internet marketing, roasting kopi, dan beragam ketrampilan lainnya di beberapa pesantren. Hal ini untuk mewujudkan santri yang berjiwa entrepreneur tersebut.

"Sebenarnya, santri memiliki keunggulan dalam dunia kerja. Dengan bakal ilmu agamanya, bisa memupuk integritas. Tinggal menambah dengan skill lainnya, maka akan mantab," tegas Anas.

Ribuan santri tersebut, sesampainya di Taman Blambangan langsung melangsungkan apel HSN 2019. Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko bertindak selaku inspektur. Dalam amanatnya, Yusuf mengajak para santri untuk berjihad dengan membangun Banyuwangi.


"Santri adalah elemen penting dalam pembangunan Banyuwangi. Kami mengajak para santri semua untuk bersama-sama untuk membangun daerah kita tercinta ini sebagai bagian dari manifestasi hubbul wathan minal iman," pesannya.

Selain dihadiri Forpimda dan para santri, juga hadir sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Para pengasuh pesantren pun tak ketinggalan. Tampak Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH. Zainullah Marwan, Pengasuh PP. Al-Anwari KH. Achmad Siddiq, dan sejumlah kiai lainnya. Acara ini merupakan sinergi antara Pemda Banyuwangi, PCNU Banyuwangi dan RMI Banyuwangi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com