Pengamat Bantah Kenaikan Tarif Penyeberangan Pengaruhi Kenaikan Harga

Pengamat Bantah Kenaikan Tarif Penyeberangan Pengaruhi Kenaikan Harga

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 19 Okt 2019 22:26 WIB
Foto: Ardian Fanani
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Kenaikan tarif angkutan penyeberangan di pelabuhan bakal membuat kenaikan harga beberapa komuditas pertanian dan harga barang di beberapa daerah di Indonesia. Namun hal tersebut dibantah oleh pakar transportasi, Bambang Haryo Soekartono. Menurutnya, kenaikan barang dibandingkan dengan kenaikan tarif angkutan berkisar 0,005%.

Mantan anggota DPR-RI periode 2014-2019 Bambang Haryo menggambarkan apabila sebuah truk mengangkut 30 ton beras atau senilai Rp300 juta (30 ton x harga beras Rp10.000 per kg) membayar tarif Rp150.000 lebih tinggi dari sebelumnya, berarti dampak kenaikan tarif itu terhadap harga beras hanya Rp5 per kg atau 0,005%.

"Kenaikan itu mungkin sangat kecil bagi pemilik barang, tetapi bagi operator angkutan penyeberangan sangat besar artinya untuk menjaga kelangsungan usaha dan keselamatan nyawa publik," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (19/10/2019).


Wakil Rakyat yang pernah mendapat penghargaan terapresiatif 2019 dari media parlemen ini mendesak pemerintah menutupi kekurangan biaya operasional penyeberangan dengan menyuntikkan subsidi atau PSO (public service obligation) apabila kenaikan tarif di bawah kesepakatan dengan Gapasdap.

Dia menilai subsidi tersebut merupakan hal wajar dan sudah seharusnya sebab angkutan penyeberangan merupakan bagian dari infrastruktur layaknya jalan atau jembatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah.


"Angkutan penyeberangan sangat vital, bukan hanya sebagai infrastruktur, tetapi juga sekaligus alat angkutnya. Pelaku usaha sektor ini sesungguhnya telah membantu pemerintah menyediakan infrastruktur," ujar Bambang.

Pengamat transportasi Bambang Haryo Soekartono sebelumnya menilai kenaikan tarif angkutan penyeberangan di Indonesia wajib naik. Sebab saat ini, Indonesia merupakan negara paling murah yang menerapkan tarif angkutan via laut dan sungai ini.

Menurutnya, tarif angkutan penyeberangan di Indonesia adalah yg terendah diseluruh dunia, bahkan di Asia Tenggara. (sun/bdh)