detikNews
Sabtu 19 Oktober 2019, 20:25 WIB

Pemprov Jatim Beri Modal Usaha Emak-emak yang Teriak di Bandara

Muhammad Aminudin - detikNews
Pemprov Jatim Beri Modal Usaha Emak-emak yang Teriak di Bandara Pertemuan pihak Pemprov Jatim dengan keluarga MTH (Foto: Istimewa)
Malang - Pemprov Jawa Timur memastikan adanya pendampingan maksimal bagi Mutrifah. Termasuk penanganan medis atas sakit dialami TKW asal Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, itu.

Mutrifah adalah TKW yang berteriak-teriak di Bandara Juanda. Belakangan diketahui Mutrifah mengalami depresi.

Perhatian khusus kepada Mutrifah ini, disampaikan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono saat menemui langsung suami Mutrifah di Kantor Badan Koordinasi Wilayah III Malang, Minggu (19/10) siang.

Sekdaprov Heru mengaku, datang menemui Muslikin suami Mutrifah atas intruksi langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa guna ingin memastikan langsung kondisi terakhir istrinya.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut, diketahui bahwa ibu Mutrifah sedang dalam kondisi yang kurang stabil.

"Bunda Khofifah menginstruksikan langsung ke saya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada ibu Mutrifah ini. Dan disampaikan baru saja oleh suaminya bahwa Ibu Mustrifah memang sedang dalam kondisi kurang stabil," jelas Sekdaprov Heru seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima detikcom, Minggu petang.


Dengan kondisinya tersebut, saat ini pihak keluarga mengaku belum bisa berkomunikasi secara normal atau bahkan mendapat informasi lebih jauh tentang bagaimana proses kepergiannya ke Dubai sebagai TKW hingga kepulangannya ke Indonesia.

Mengetahui hal itu Gubernur Khofifah memerintahkan Sekdaprov Heru untuk memberikan bantuan perawatan dan penanganan kesehatan guna pemulihan psikologis Mutrifah.

"Dengan seijin suaminya, Pak Camat, dan Kepala Desa Gedangan, Bunda Khofifah memberi mandat agar bu Mutrifah bisa segera menerima perawatan di rumah sakit," tambahnya di hadapan awak media.

Dalam pertemuan tersebut juga diketahui bahwa Mutrifah bertekad merantau menjadi TKW karena bercita-cita menyekolahkan tiga orang anaknya.

Melihat hal tersebut, Sekdaprov Heru Tjahjono juga menyatakan telah mendapat arahan dari Gubernur Khofifah untuk memberikan bantuan berupa modal usaha untuk memulihkan perekonomian Mustrifah dan keluarganya.


Saat ditanya bagaimana langkah antisipasi Pemprov Jatim agar tidak muncul lagi kasus yang sama, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) untuk mendata lebih rinci warga masyarakat yang pergi menjadi TKI di luar Indonesia.

Kepada wartawan, Muslikin, suami Mustrifah menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Gubernur Khofifah atas apa yang telah dilakukan oleh istrinya.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bunda Khofifah melalui jajarannya.

"Saya mohon maaf kepada Ibu Gubernur apabila istri saya ada kekhilafan dan kesalahan karena kondisinya yang memang kurang stabil," terang Muslikin mewakili istrinya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com