detikNews
2019/10/18 20:33:05 WIB

Ini Asal Usul Lahan 800 Ribu Hektar di Banyuwangi yang Diklaim Warga Cilacap

Ardian Fanani - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ini Asal Usul Lahan 800 Ribu Hektar di Banyuwangi yang Diklaim Warga Cilacap Pasutri Ngaku Miliki Lahan 800 Ribu Hektar Lebih di Banyuwangi dan Situbondo/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Munculnya beberapa bukti lama kepemilikan tanah bekas hak barat atau Eigendom Verponding, atas nama almarhum Wanatirta bin Nuryasentana menjadi tanda-tanya besar. Dalam lembaran berbahasa Belanda tahun 1930 tersebut menyatakan bahwa 898.815 hektar tanah persil di Bumi Blambangan dan sekitarnya adalah miliknya.

Halimah (68), selaku ahli waris mengaku sangat memaklumi jika banyak warga yang penasaran dengan kemunculan Eigendom Verponding atas nama ayahnya, Wanatirta bin Nuryasentana. Terlebih hal ini baru mencuat belakangan.


Kepada detikcom wanita asal Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tersebut bercerita tentang kemunculan Eigendom Verponding. Seperti dikisahkan bapaknya, almarhum Wanatirta, tanah tersebut adalah hasil pembelian sang kakek, Nuryasentana.

"Ini cerita dari ayah saya. Diera G30SPKI, oleh pemerintahan pak Soeharto, Eigendom Verponding ini diambil, melalui almarhum Jenderal Muhono," ucap Halimah, Jumat (18/10/2019).
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com