detikNews
Jumat 18 Oktober 2019, 12:41 WIB

Minimalisir Krisis Air Bersih di Lamongan, Kementerian ESDM Bangun Sumur Bor

Eko Sudjarwo - detikNews
Minimalisir Krisis Air Bersih di Lamongan, Kementerian ESDM Bangun Sumur Bor Peresmian dan penyerahan 2 unit sumur bor bagi warga Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Ketersediaan air bersih minim saat musim kemarau seperti persoalan klasik yang dialami Kabupaten Lamongan. Salah satu mengatasi hal ini, Kementerian ESDM menyalurkan bantuan berupa penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Mohammad Hidayat mengatakan, program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam ini dirasakan efektif dan telah berhasil membantu mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di daerah sulit air.

"Sehingga pemerintah terus berupaya meningkatkan anggaran untuk program ini dengan harapan dapat dibangun lebih banyak sumur bor, terutama di daerah yang masih kesulitan air bersih," kata Mohammad Hidayat, saat peresmian dan penyerahan 2 unit sumur bor bagi masyarakat di Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Jumat (18/10/2019).

Hidayat memaparkan, sampai dengan akhir tahun 2018, Kementerian ESDM berhasil membangun sebanyak 2.288 unit sumur bor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 juta meter kubik pertahun atau dapat melayani penduduk sebanyak kurang lebih 6,6 juta jiwa.

"Sumur bor tersebut tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten/kota di Indonesia," papar Hidayat.


Untuk Lamongan, menurut Hidayat, hingga kini berhasil dibangun 18 unit sumur bor yang tersebar di 11 kecamatan dan 18 desa dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 608 ribu meter kubik pertahun. Sehingga memenuhi kebutuhan air bersih untuk sekitar 27 ribu jiwa penduduk.

Kedua unit sumur bor yang baru diresmikan penggunaannya ini memiliki kedalaman rata-rata, 125 meter dengan bak penampung air 5 ribu liter. Dua unit sumur bor di Desa Lawak ini memiliki debit air 2 liter perdetik dengan kapasitas layanan mencapai 2.880 jiwa.

"Pada tahun 2019 ini, Kementerian ESDM menargetkan membangun 650 unit sumur bor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, diantaranya adalah dua buah unit sumur bor yang diserahkan bagi masyarakat Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang saat ini," ujarnya.

Warga Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang menyambut gembira pengeboran air tanah yang dilakukan Kementerian ESDM ini. Mereka berharap, krisis air bersih akibat kemarau yang kerap melanda kawasan Lamongan bisa teratasi dengan ketersediaan air bersih yang cukup ini. "Semoga bantuan ini bisa meminimalisir permasalahan air bersih di Lamongan," harap Uti (34), seorang warga Ngimbang.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com