detikNews
2019/10/18 16:53:24 WIB

Kasus Perzinaan Istri Polisi dengan Dokter Dicabut, SP3 Segera Terbit

Enggran Eko Budianto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kasus Perzinaan Istri Polisi dengan Dokter Dicabut, SP3 Segera Terbit Bidan Maya saat dibawa polwan dari lokasi dia digerebek (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Polisi tidak bisa langsung menghentikan penyidikan kasus perzinaan istri polisi dengan seorang dokter. Ada beberapa prosedur yang harus dilalui sebelum polisi menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Julian Kamdo Waroka mengatakan, surat pencabutan laporan dari Brigadir KN saat ini masih di meja Kapolres AKBP Bogiek Sugiyarto. Surat itu dilayangkan Brigadir KN pada Kamis (17/10).

"Saya menunggu disposisi dari atas (Kapolres), kemudian saya tindaklanjuti," kata Waroka saat dihubungi detikcom, Jumat (18/10/2019).


Ia menjelaskan, pencabutan laporan kasus perzinaan istri brigadir KN dengan dokter spesialis Ortopedi tulang belakang akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Setelah menerima disposisi dari Kapolres, pihaknya akan meminta keterangan dari Brigadir KN terkait pencabutan laporan tersebut.

"Kalau mencabut kan harus dimintai keterangan kembali, dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Setelah itu digelarkan," terang Waroka.

Mantan Kasat Reskrim Polres Bondowoso ini memastikan proses hukum kasus perzinaan istri Brigadir KN dengan dokter akan dihentikan setelah pihaknya melakukan gelar perkara. Pasalnya, kasus perzinaan tergolong delik aduan murni. Artinya, polisi harus menghentikan penyidikan saat pihak pelapor mencabut laporannya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com