detikNews
Kamis 17 Oktober 2019, 16:20 WIB

Rektor Unair Ajak Masyarakat Sukseskan Pelantikan Presiden 20 Oktober

Hilda Meilisa - detikNews
Rektor Unair Ajak Masyarakat Sukseskan Pelantikan Presiden 20 Oktober Rektor Unair Prof M Nasih (Foto: Istimewa)
Surabaya - Rektor Unair Prof M Nasih mengajak seluruh masyarakat turut menyukseskan pelantikan Presiden dan Wapres RI pada 20 Oktober. Menurutnya, hal ini menjadi tolak ukur kedewasaan masyarakat di mata dunia.

"Ini salah satu ukuran keberadapan kemajuan dan atau kemanusiaan negara itu bisa dilihat dari seberapa baik, lancar, damai event kenegaraan seperti pelantikan presiden," kata Nasih di Surabaya, Kamis (17/10/2019).

"Oleh karena itu tentu kami mengajak semua pihak termasuk kepada kawan-kawan mahasiswa, buruh, anggota dewan, seluruh masyarakat untuk bisa bersama-sama menunjukan kepada dunia, bahwa Indonesia negara maju dan beradab," imbuhnya.

Jika pelantikan presiden berjalan sukses, Nasih menyebut Indonesia akan dipandang sebagai negara yang beradab dan saling menghormati.

Selain itu, Nasih juga mengajak semua pihak untuk menunjukkan kedewasaan berpolitik. Menurutnya, kebiasaan berbeda pendapat itu merupakan hal biasa. Namun jangan sampai dunia memandang jelek Indonesia hanya karena kejadian di pelantikan presiden.


"Sehingga acara kenegaraan berlangsung sangat baik. Pandangan dunia terhadap Indonesia juga baik. Hanya kemudian kalau ada apa-apa dengan (pelantikan Presiden) ini penilaian masyarakat luar akan jelek," tambah Nasih.

Nasih juga menyebut jika pelantikan Presiden tidak berjalan lancar, dampaknya yak hanya pada pemerintahan. Namun juga akan dirasakan seluruh masyarakat.

"Kemudian kalau ada apa-apa dengan ini, penilaian masyarakat luar akan jelek. Dampaknya bukan pada pemerintahan. Dampaknya pada seluruh masyarakat, rakyat, termasuk mahasiwa. Oh ternyata Indonesia hanya begitu saja, ternyata masih terbelakang, kalau sampai ada apa-apa dengan mekanisme masalah kenegaraan sepeti itu," paparnya.

Namun, Nasih membantah imbauan ini diartikan sebagai larangan mahasiswanya untuk melakukan aksi demonstrasi saat pelantikan Presiden. Nasih mengaku optimis kondisi Surabaya akan aman.

"Tidak ada larangan. Insya Allah Surabaya aman," pungkasnya.


Simak Video "Gardu PLN Turut Dijaga Aparat di Hari Pelantikan Presiden"

[Gambas:Video 20detik]


(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com