detikNews
Kamis 17 Oktober 2019, 14:02 WIB

Ratusan Warga Kota Kediri Dapat Dropping Air Bersih Dampak Kemarau

Andhika Dwi - detikNews
Ratusan Warga Kota Kediri Dapat Dropping Air Bersih Dampak Kemarau Lapas Kediri dropping air bersih/(Foto: Andhika Dwi/detikcom)
Kediri - Kemarau berkepanjangan membuat 300 Kepala Keluarga (KK) di Kota Kediri mengalami krisis air bersih. Tepatnya di Dusun Tumpang, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Di lokasi ini ada 1 RW terdiri dari 5 RT, RT 21 hingga RT 25. Total keseluruhan KK berjumlah 500-n KK. Namun yang paling meraskan dampaknya adalah RT 23 dengan jumlah 300 KK.

Seperti yang diutarakan Ketua RT 25, Ahmad Khudori Muslih (38) kepada detikcom. Menurut Muslih sejak dulu di wilayahnya kerap mengalami krisis air bersih, terutama saat kemarau panjang.

Hal itu terjadi kerena wilayah RW 5 berada di lereng Gunung Klotok. Meski demikian sejumlah sumber air bersih pernah dibuat dan sungai juga tersedia. Namun jumlah debit air dan kebutuhan warga tidak sebanding, sehingga mengakibatkan krisis air bersih.

"Sebenarnya sumber air ada di Sumber Tretes itu, sungai, sumur warga juga ada, namun setiap kali datang musim kemarau warga kami pasti kekurangan air bersih, kami terpaksa hidup dari sumber sumur yang ada walaupun bergantian, ada sekitar 5 sumur, namun tetap tidak cukup," kata Muslih saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019).


"Kami bersyukur mas, baru kali ini dalam sejarah Dusun Tumpang ada dropping air bersih seperti ini. Kami juga berharap pada pemerintah agar dibuatkan semacam bendungan kecil untuk persedian saat kemarau panjang seperti ini," imbuh Muslih.

Kalapas Kediri Kusmanto Eko Putro mengaku kegiatan ini bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Terutama saat ini musim kemarau berkepanjangan.

"Ini bentuk kepedulian sosial kita, sebagai abdi negara dan dalam rangka Dharma Karyadhika 2019. Kami memberikan bantuan 7.500 Liter air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan untuk hidup sehari harinya, semoga dapat membantu," tambah Eko.

Hingga kini hujan di wilayah Kota Kediri belum pernah terjadi. Warga sangat berharap bahwa dropping air bersih tidak hanya diberikan kali ini saja. Namun diberikan 1 minggu sekali, karena warga sangat bergantung pada air.

Sementara warga tampak berbaris dan menyiapkan timba serta jerigen menunggu giliran diisi air bersih. Karena dalam sejarah, baru kali ini warga mendapat bantuan dropping air bersih.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com