detikNews
Rabu 16 Oktober 2019, 16:43 WIB

Uji Coba Jalur Ganda Madiun-Ngawi Aman, Tapi 3 Kereta Api Terlambat

Sugeng Harianto - detikNews
Uji Coba Jalur Ganda Madiun-Ngawi Aman, Tapi 3 Kereta Api Terlambat Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Uji coba jalur ganda di wilayah Daop 7 Madiun berlangsung aman. Namun uji coba itu berdampak keterlambatan tiga Kereta Api (KA).

"Dalam uji coba ini memang ada tiga KA yang terlambat. Kereta api pertama yang melintas tadi yakni KA Sancaka," terang Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko kepada wartawan di stasiun Barat, Magetan, Rabu (16/10/2019).

Tiga KA yang mengalami keterlambatan kedatangan adalah dua KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya dan satu KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen. Keterlambatan paling lama yakni KA Singasari mencapai 25 menit saat tiba di Stasiun Walikukun Ngawi.


"Untuk KA Sancaka 84 dari arah barat atau relasi Yogyakarta- Surabaya lewat stasiun Barat Magetan, lambat 13 menit. Kemudian KA Singasari 155 dari timur atau relasi Blitar Pasarsenen lewat Stasiun Walikukun terlambat 25 menit. Serta KA Sancaka dari timur atau 83 lewat stasiun Walikukun terlambat 8 menit," katanya.

Ixfan mengungkap keterlambatan kedatangan KA itu disebabkan karena keterbatasan kecepatan dalam uji coba jalur ganda Madiun Barat Geneng.

"Karena ada keterbatasan kecepatan dalam uji coba," imbuhnya.

Sementara itu Vice President Daop 7 Madiun Wisnu Pramudyo mengatakan meskipun ada keterlambatan kedatangan tiga KA, namun secara umum proses Switch Over atau pengalihan jalur KA baru segmen stasiun Geneng sampai dengan Babadan telah dilakukan dengan selamat, aman, dan lancar. KA yang melintasi jalur ganda dalam percobaan ini batas kecepatan hanya 60 Km/jam dari kecepatan normalnya 100 Km/jam.


"Kecepatan sementara 60 Km/jam dari kecepatan normalnya 100 Km/jam. Tujuanya adalah untuk memantau kondisi jalur baru, dan melindungi pekerjaan purna pengalihan. Sebelumnya kita bersama tim Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Dithenka) melalui satuan kerja Jawa Timur paket JGMK, telah melakukan uji beban kemarin juga telah kita nyatakan aman dengan minor temuan "ungkap Wisnu.

Tim Satker telah melakukan chek list pra pelaksanaan pengalihan seperti standar operasional prosedur (SOP) dalam kondisi normal maupun darurat.

"Seperti ini (uji coba jalur ganda) untuk mengantisipasi keadaan natal dan tahun baru kita berharap November hingga Desember bisa siap dan baru digunakan full. Jadi semua pelayanan prima dapat digunakan meningkatkan pelayanan. Ini bantalan yang kurang atau masih longgar kurang isi itu dibenahi dipadatkan. Dalam kondisi normal maupun darurat, material batu kerikil, bantalan beton atau kayu di cek semua," terang Kasi Prasarana Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa bagian timur, Prayitno.

Data yang dihimpun detikcom dalam proses pekerjaan pengalihan dilakukan secara berurutan yaitu :

1. Stasiun Geneng dilakukan mulai pukul 05.31 WIB (setelah KA 50/turangga masuk stasiun barat) dengan alokasi waktu kerja 150 menit dan harus selesai pukul 08.01 WIB

2. Stasiun Barat dilakukan mulai pukul 05.40 WIB (setelah KA50/turangga masuk stasiun madiun) dengan alokasi waktu kerja 150 menit dan harus selesai pukul 08.27 WIB.

3. Stasiun Madiun dilakukan mulai pukul 05.57 WIB (setelah KA50/turangga masuk stasiun Babadan) dengan alokasi waktu kerja 150 menit dan harus selesai pukul 08.27 WIB

4. Stasiun Geneng dilakukan mulai pukul 06.02 WIB(setelah KA50/turangga masuk stasiun caruban) dengan alokasi waktu kerja 90 menit dan harus selesai pukul 07.23 WIB.

Dengan dioperasionalkannya jalur ganda ini kepada pengguna jalan untuk waspada saat melewati perlintasan agar lebih berhati hati khususnya di perlintasan tak terjaga untuk mendahulukan perjalanan KA.


Simak juga video "Terowongan Walini Dikebut untuk Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung" :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com