detikNews
Selasa 15 Oktober 2019, 00:44 WIB

Kebakaran Hutan di Gunung Ringgit Belum Padam, Muncul 3 Titik Api Lagi

Muhajir Arifin - detikNews
Kebakaran Hutan di Gunung Ringgit Belum Padam, Muncul 3 Titik Api Lagi Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Setelah sempat padam, kembali muncul titik api lagi di kawasan Gunung Ringgit, Prigen, Pasuruan. Relawan pemadaman banyak yang turun karena kelelahan dan kehabisan logistik.

"Sempat padam, terus nyala lagi. Sisa-sisa kebakaran kena panas bisa menyala lagi. Bahkan dari tanah yang panas habis kebakaran bisa menyebabkan kebakaran," kata Ketua LMDH Desa Jatiarjo Kecamatan Prigen, Hidayat, Senin (14/10/2019).

Menurut Hidayat, malam ini kebakaran terpantau di tiga titik. Antara lain di area yang disebut Tunggul Wulung, Putuk Pasar, dan Panji Laras. Lokasi kebakaran di lembah sehingga sangat sulit dijangkau.


"Di Tunggul Wulung itu dari sisa-sisa kebakaran sebelumnya yang membesar lagi. Kemudian muncul kebakaran baru di sekitar Putuk Pasar, lalu di Panji Laras yang sudah mengarah ke kawasan Pertapaan Indrokilo," terangnya.

Saat ini sejumlah relawan masih bertahan di lokasi namun sudah kelelahan. Sebagian lagi pulang karena kehabisan logistik.

"Teman-teman sudah dua hari full memadamkan kebakaran. Tadi banyak yang pulang dulu. Keluhannya nggak ada bekal logistik. Pulang mempersiapkan logistik sendiri dari rumah," ungkap Hidayat.


Nuroso Adi, salah seorang relawan mengatakan kebakaran di tiga titik terus membesar. Jika tak segera ditangani malam ini, dikhawatirkan akan menjalar ke area lain.

"Sebenarnya relawan masih sanggup memadamkan, tapi logistik nggak ada, kan nggak bisa terus kerja," kata Nuroso Adi, salah seorang relawan.

Kebakaran hutan di Gunung Ringgit, Pasuruan sejak 4 hari lalu meludeskan seluruh lahan hutan di lereng timur. LMDH Jatiarjo menyebut, lebih dari 90 persen hutan di gunung ini sudah habis terbakar. Gunung Ringgit ditumbuhi akasia, cemara, suren dan semak belukar.



Tonton juga video Kebakaran di Kawasan Arjuno-Welirang Terus Membesar:

[Gambas:Video 20detik]




(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com