Uji Beban Laik dan Aman, Jalur Ganda Daop 7 Madiun Siap Beroperasi

Uji Beban Laik dan Aman, Jalur Ganda Daop 7 Madiun Siap Beroperasi

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 14 Okt 2019 21:19 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Foto: Sugeng Harianto
Madiun - PT KAI Daop 7 Madiun telah melakukan uji beban pada jalur ganda rel KA sepanjang 83 Km. Uji beban jalur ganda ini untuk menentukan apakah jalur tersebut siap dioperasionalkan atau tidak.

Dari 83 Km itu sudah telah dinyatakan layak dan aman, dan sepanjang 54 Km diantaranya yang telah difungsikan sejak 14 Maret 2019.

"Pada uji beban kali ini minim temuan. Ini lebih bagus dibandingkan uji beban yang pertama. Hari ini sudah jauh lebih baik. Sudah layak dilakukan perlintasan. Yang pertama sudah 54 km sejak Maret kemarin dan hari ini 26 km UII beban kembali," terang Vice President PT KAI Daop VII Madiun Wisnu Pramudyo kepada wartawan usai uji beban di stasiun Madiun, Senin (14/10/2019).

Dari 54 Km jalur ganda yang sudah beroperasi, kata Wisnu, mulai dari Stasiun Babadan sampai ke Stasiun Baron Nganjuk. Sedangkan 26 Km uji beban hari ini, lanjut Wisnu, rencana dilakukan switch over atau difungsikan hari Rabu (16/10/2019) mendatang.

"Uji Beban hari ini masuk pada paket kedua ini, baru dilakukan uji beban mulai Stasiun Babadan sampai Stasiun Geneng sepanjang 26 km. Setelah ini Rabu nanti kita fungsikan," ujarnya.


Wisnu mengatakan uji beban jalur ganda antara Stasiun Babadan sampai Stasiun Geneng hari ini menggunakan kereta lokomotif CC 203 9818 dan satu kereta makan pembangkit KMP 306517. Dalam uji beban ini, kecepatan kereta mencapai 80 km/jam.

"Pada uji beban kali ini dilaksanakan mulai dari Stasiun Madiun sampai Stasiun Babadan. Kemudian kembali lagi sampai ke Stasiun Geneng. Setelah resmi dioperasionalkan, jalur ini bisa dilalui kereta dengan kecepatan 100 km/jam, bahkan bisa mencapai 120 km/jam," paparnya.

Pembangunan jalur ganda sepanjang 131 km di wilayah PT KAI Daop VII Madiun ditargetkan rampung awal Desember 2019. Saat ini baru 54 km jalur ganda dari Stasiun Babadan sampai ke Stasiun Baron yang telah dioperasionalkan.

Wisnu menambahkan, pembangunan jalur ganda di wilayah Daop VII Madiun terbagi menjadi dua paket. Paket pertama Jalur Ganda Madiun Jombang (JGMJ) sepanjang 74 km dari 54 Km yang sudah dioperasionalkan. Untuk paket kedua yaitu Jalur Ganda Madiun Kedungbanteng (JGMK) sepanjang 57 km dan baru dilakukan uji beban mulai Stasiun Babadan sampai Stasiun Geneng Ngawi sepanjang 26 km.


"Di jalur ganda JGMK ini ada tujuh perlintasan resmi terjaga, sembilan perlintasan tidak terjaga tetapi menggunakan Early Warning Sistym, empat perlintasan tak terjaga tanpa EWS, satu fly over, dan dua underpass,"imbuh Wisnu.

Data yang dihimpun detikcom Daop 7 Madiun menargetkan dalam penyelesaian pembangunan jalur ganda akan rampung pada 1 Desember 2019. Sehingga awal Desember, semua jalur ganda sepanjang 131 km di wilayah Daop 7 Madiun bisa dilalui kereta. (iwd/iwd)