detikNews
Senin 14 Oktober 2019, 18:18 WIB

Tanah Berasap di Jombang Ternyata Akibat Kabel PJU Terkelupas

Enggran Eko Budianto - detikNews
Tanah Berasap di Jombang Ternyata Akibat Kabel PJU Terkelupas Hanafi Ahmad mengorek tanah yang mengeluarkan asap (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Teknisi Perusahaan Listrik Negara (PLN) turun tangan mengecek fenonema tanah yang mengeluarkan asap di Jombang. Hasilnya, asap dan hawa panas pada tanah tersebut akibat aliran listrik dari lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Teknisi PLN Jombang datang ke lokasi tanah berasap yang ditemukan di halaman depan rumah Hanafi Ahmad (50), warga Dusun Ngemplak Timur, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek. Polisi, perangkat desa dan Camat Diwek ikut menyaksikan pengecekan ini.

Teknisi PLN Jombang Suyanto mengatakan, munculnya asap dan hawa panas dari tanah tersebut akibat adanya aliran listrik dari tiang LPJU. Tiang dari besi ini memang tepat di sebelah tanah yang mengeluarkan asap.


"Kabel lampu penerangan jalan ilegal mengenai tiang besi, sampai ke bawah sehingga ngegorund, akhirnya keluar asap," kata Suyanto kepada wartawan di lokasi, Senin (14/10/2019).

Kepala Dusun Ngemplak Timur Eko Hariyono menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan teknisi PLN, terdapat kabel LPJU yang terkelupas. Kabel tersebut menempel pada tiang lampu berbahan besi.

Arus listrik dari kabel lantas mengalir ke tanah sehingga menimbulkan asap dan suhu panas. Oleh sebab itu, teknisi PLN telah memutus aliran listrik ke LPJU tersebut.


"Itu versi PLN. Sampai detik ini tadi saya korek sebelahnya, tanah itu masih berasap," terangnya.

Eko berharap malam nanti atau besok, asap sudah tidak lagi mengepul dari tanah pekarangan Hanafi. "Mungkin listriknya baru diputus sehingga masih berasap. Kalau besok masih keluar asap, maka ada penyebab lain," tandasnya.


Simak juga video "Dituntut 5 Tahun Bui, Sofyan Basir: Ada 'Kreativitas' Luar Biasa" :

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com