detikNews
2019/10/14 17:57:41 WIB

Sindikat Aborsi yang Libatkan Mahasiswa di Kota Malang Beraksi Sejak 2018

Muhammad Aminudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sindikat Aborsi yang Libatkan Mahasiswa di Kota Malang Beraksi Sejak 2018 Sindikat aborsi ini telah beraksi sejak 2018 (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Sindikat aborsi diungkap Polres Malang Kota. Sindikat ini telah beraksi sejak akhir 2018. Sasarannya, adalah para gadis yang ingin menggugurkan kandungan hasil hubungan di luar nikah.

Ada tiga orang yang menjadi tersangka utama dalam kasus aborsi yang dibongkar Polres Malang Kota. Mereka adalah Tirta (22) dan Indah (32), keduanya biasa menjual obat gastrul untuk menggugurkan kandungan dengan harga Rp 100 per butir.

Obat diperoleh dari Tri (48), yang merupakan pemasok obat-obatan di wilayah Malang. Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, Tirta merupakan otak dari sindikat ini. Dia melakukan kejahatan dibantu oleh Indah.


"Pengakuannya sudah 10 kali menjual obat-obatan jenis yang sama (Gastrul) yang memang bila dikonsumsi bisa menggugurkan janin dalam kandungan. Tersangka ini telah beroperasi sejak akhir 2018," ungkap Dony saat press rilis di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (14/10/2019).

Masih dari pengakuan tersangka, lanjut Dony, obat tersebut dijual dengan harga Rp 100 ribu per butir. "Tersangka mengaku mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu, dari hasil penjualan," terang mantan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ini.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com