detikNews
Jumat 11 Oktober 2019, 21:41 WIB

Dituding Cemari Sungai Wangi, Produsen Teh Gelas Hentikan Produksi

Muhajir Arifin - detikNews
Dituding Cemari Sungai Wangi, Produsen Teh Gelas Hentikan Produksi Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Usai unjuk rasa warga Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, PT CS 2 Pola Sehat yang dituduh mencemari Sungai Wangi menghentikan operasional pabrik. Produsen teh gelas ini tak membuang limbah cair ke sungai sesuai tuntutan warga.

Pabrik yang berada di Desa Kemirisewu, Kecamatan Pandaan ini selalu dituding mencemari lingkungan Sungai Wangi. Tuduhan pencemaran itu berkali-kali dibantah oleh manajemen perusahaan.

"Pengolahan limbah cair PT CS2 Pola Sehat dilakukan menggunakan sistem Waste Water Treatment Plant (WWTP). Hasil olahan limbah cair sebelum dibuang ke sungai sudah jernih dan tak berbau sama sekali," kata Harianus Zebua, Head Of Corporate and Marketing OT Group, Jumat (11/10/2019).


Menurut Harianus, setiap bulan sample limbah PT CS2 Pola Sehat diambil untuk dianalisa oleh DLH Kabupaten Pasuruan sebagai bagian dari fungsi pengawasan dari proses waste water treatment.

"Sehingga limbah yang dikeluarkan dari PT CS2 adalah sesuai dengan baku mutu yang berlaku," tegasnya.

Penghentian produksi pabrik ini berdampak bagi nasib dan masa depan karyawan perusahaan. Karena operasional dihentikan, ratusan karyawan dirumahkan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Kami sangat berharap agar Pemkab Pasuruan dapat membantu mengatasi permasalahan ini," kata Harianus.

Seperti diberitakan warga dan perusahan-perusahan yang selama ini membuang limbah cair ke Sungai Wangi menandatangani sejumlah kesepakatan. Kesepakatan diambil setelah ratusan warga unjuk rasa dan menutup Jalan Umum Bangil-Pandaan, Senin (7/10).


Poin kesepakatan antara lain PT CS 2 Pola Sehat, tak membuang limbah cair ke Sungai Wangi selama sebulan. Hal itu untuk membuktikan asal muasal bau busuk di sungai.

Sementara tiga perusahaan lain, PT Behaestek, PT Monaco Jelly, dan PT Setia Pesona Cipta, juga bersedia membuang limbah cair sesuai regulasi.

Perusahaan-perusahaan tersebut juga bersedia diinvestigasi setiap saat terkait baku mutu limbah cair perusahaan.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com