detikNews
2019/10/09 18:34:56 WIB

Utang BPJS Rp 2,7 Triliun, Khofifah Koordinasikan Dana Talangan ke Pusat

Hilda Meilisa - detikNews
Halaman 1 dari 2
Utang BPJS Rp 2,7 Triliun, Khofifah Koordinasikan Dana Talangan ke Pusat Gubernur Khofifah (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya - Tunggakan utang BPJS yang tersebar di ratusan rumah sakit di Jawa Timur mencapai Rp 2,7 triliun. Utang ini telah memasuki jatuh tempo yang harus dibayar dalam waktu dua bulan.

"Kami sampaikan terkait kondisi utang BPJS di awal Oktober ini, yang mencapai Rp 2,7 triliun utang jatuh tempo yang mestinya harus dibayar. Umur utang itu lebih dari dua bulan, ini jalan di bulan ketiga," kata Deputi Direktur BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur Handaryo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (9/10/2019).

Handaryo mengakui kondisi ini cukup mengganggu keuangan rumah sakit. Namun pihaknya berupaya menemui Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk bersama-sama mencari solusi hingga berkoordinasi ke pusat untuk dana talangan.


"Sebetulnya sangat krisis buat rumah sakit. Kalau tiga bulan tidak terbayarkan, biasanya kondisi cash flow-nya sangat terganggu. Kalau kondisi cash flow terganggu, pasti akan membuat situasi kondusif manajemen di dalam RS juga terganggu," papar Handaryo.

"Makanya kami sampaikan kepada Bu Gubernur bagaimana supaya mendorong pemerintah pusat, terutama melalui Kementerian Keuangan, supaya bisa segera mencairkan dana talangannya, untuk menutup. Supaya keterlambatan pembayaran atau cash flow rumah sakit ini bisa teratasi dengan cepat," imbuhnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com