Lokasi Penampakan Buaya Dipasang Papan Peringatan dan Digaris Polisi

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 09 Okt 2019 08:22 WIB
Lokasi penampakan buaya di tepi sungai Bengawan Solo/Foto: Eko Sudjarwo
Lokasi penampakan buaya di tepi sungai Bengawan Solo/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Ada pemandangan baru di lokasi penampakan buaya di Sungai Bengawan Solo yang melintas di Desa Konang, Kecamatan Glagah, Lamongan. BPBD Lamongan memasang papan peringatan di tepi sungai.

Ya, petugas memasang papan peringatan agar warga dan pengunjung waspada saat berada di tepi sungai. Papan yang dipasang oleh BPBD Lamongan tersebut berbunyi: "Peringatan, Jangan mendekat ke area tepi sungai Bengawan Solo, sangat berbahaya karena ada buaya".

Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Muslimin mengungkapkan, pemasangan papan peringatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar warga tidak mendekat.


"Papan peringatan ini untuk mengingatkan pada warga agar waspada dengan penampakan buaya yang ada di Bengawan Solo," kata Muslimin saat dikonfirmasi, Rabu (9/10/2019).

Muslimin menjelaskan kabar penampakan buaya ini telah menyebar sehingga warga yang penasaran melihat penampakan buaya tersebut tidak hanya berasal dari Desa Konang saja. Namun dari desa lain turut berdatangan.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau pencari ikan juga menjauhi lokasi penampakan buaya. "Harapan kami, dengan papan peringatan ini, warga dan pengunjung untuk lebih waspada dan lebih berhati-hati," imbuhnya.

Polisi dan TNI juga telah memasang garis polisi di sekitar bantaran Bengawan Solo. Ini agar warga dan pengunjung tidak turun atau mendekati lokasi buaya. "Ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi," jelas Muslimin.

Sementara hingga kini warga masih menjadikan lokasi penampakan buaya sebagai hiburan gratis di waktu senja. Salah satu warga, Suparman mengatakan sengaja datang ke lokasi hanya untuk melihat penampakan buaya.


"Warga sendiri juga paham kalau ada buaya, sehingga warga ataupun pencari ikan tidak ada yang mendekat ke lokasi," ungkapnya.

Menurutnya warga juga tidak ada yang berniat menangkap buaya-buaya itu dan lebih memilih untuk membiarkan buaya itu tetap di habitatnya. (fat/fat)