detikNews
Rabu 09 Oktober 2019, 00:31 WIB

Mobil Anggota Polisi Jadi Korban Pecah Kaca Massa Persikmania

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Mobil Anggota Polisi Jadi Korban Pecah Kaca Massa Persikmania Kaca mobil yang dipecah (Foto: Istimewa0
Kediri - Mobil seorang anggota polisi dipecah kacanya oleh massa suporter Persik Kediri alias Persikmania. Peristiwa itu terjadi saat mobil berpapasan dengan rombongan massa Persikmania.

Kejadian ini dialami AKP Kristin Kusuma, Kasubbag Sarpras Polres Kediri Kota. Saat itu Kristin sedang dalam perjalanan pulang usai menemani suami menghadiri acara di Mapolres Kediri Kabupaten.

Saat itu Kristin mengendarai mobil pribadinya Toyota Innova warna putih. Saat melintas di Jalan raya Pare-Kediri, tepatnya di depan SD Gempolan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, ia berpapasan dengan rombongan massa Persikmania.

Massa yang mengendarai motor ini melaju dari Kota Kediri menuju Pare. Khawatir membahayakan diri dan mobilnya, Kristin menepikan mobil yang ia kendarai.


"Saat itu saya melihat ada rombongan suporter Persikmania mengendarai sepeda motor memenuhi seluruh badan jalan, sehingga saya menepikan mobil," ucap Kristin kepada detikcom, Selasa (8/10/2019).

Tiba-tiba salah satu dari peserta rombongan tersebut tampak mengayunkan syal panjang yang ditekuk ke arah kaca mobil. Diduga kuat dalam syal tersebut ada benda keras sehingga mengakibatkan kaca bagian kanan tengah pecah.

Mengetahui kaca bagian tengah mobilnya pecah, Kristin langsung berhenti dan melihat kondisi mobilnya. Sesaat kemudian suami Kristin, AKP Nyoman yang baru saja dilantik sebagai Kapolsek Pare Kota langsung mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Gurah Kabupaten Kediri.

"Kebetulan tadi suami saya pulang bersama dengan mobil berbeda berada di belakang saya, akhirnya kami bersama melaporkan kejadian ini ke Polsek Gurah. Kami sayangkan kejadian ini, kenapa pulang dari mendukung kesebelasan idola, namun pulangnya ada oknum suporter merugikan dan membahayakan pengguna jalan dan warga lain," kata Kristin.

Sementara itu Ketua Panpel Persik, Widodo, menyayangkan adanya insiden tersebut.


"Yang pertama saya mohon maaf dan prihatin dengan insiden pecah kaca mobil. Untuk Persikmania mari kita jaga kenyamanan dan ketertiban pengguna lalu lintas. Saling memghormati. Jangan sampai peristiwa pecah kaca mobil ini terulang kembali di masa masa yang akan datang," kata Widodo.

Menurut Widodo, Persikmania bisa menjaga ketertiban di jalan. Meskipun ia juga paham perasaan suporter yang kecewa karena Persik kalah dari tim papan bawah.

"Dengan peristiwa pecah kaca mobil ini, mari kita jadikan pembelajaran bagi kita semua. untuk saling menghormati sesama pengguna jalan raya. Atas nama panpel saya mengucapkan terimaksih kepada Persikamania yang telah memberi dukungan selama Persik tampil di liga 2," pungkas Widodo.

Persik Kediri sendiri kalah 1-2 saat menjalani laga terakhir Grup Timur Liga 2. Meskipun kalah, Persik masih bertengger di puncak klasemen.

Persik Kediri meraih 33 poin setelah menjalani 20 pertandingan di Grup Timur. Tiket ke putaran final delapan besar (bersama 4 tim terbaik Grup Barat) sudah di tangan Persik
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com