detikNews
Minggu 06 Oktober 2019, 13:25 WIB

Warga Surabaya Berebut 'Bajak' Kendaraan Tempur TNI

Hilda Meilisa - detikNews
Warga Surabaya Berebut Bajak Kendaraan Tempur TNI Pameran alutsista di Bumimoro/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Suasana Lapangan Arafuru, Mako Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Surabaya kian semarak. Ratusan warga mulai anak-anak hingga dewasa tumpah ruah dalam Pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang digelar dalam rangka perayaan HUT ke-74 TNI.

Beberapa di antaranya terlihat berebut momen berfoto bersama dengan kendaraan tempur milik TNI. Bahkan, anak-anak tak segan naik dan 'membajak' kendaraan tempur tersebut.

Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R Wisnoe Prasetja Boedi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan peralatan yang dimiliki TNI.

"Kegiatan pameran Alutsista dalam rangka HUT TNI ke 74, ini diselenggarakan di AAL, kemudian nanti juga akan dilaksanakan di Grand City dalam rangka memperkenalkan masyarakat tentang alutsista yang dimiliki oleh TNI yang ada di Jawa Timur," kata Wisnoe usia membuka pameran di AAL Bumimoro Surabaya, Minggu (6/10/2019).


Tak hanya itu, Wisnoe mengatakan dari pameran ini, masyarakat akan mengetahui bagaimana kekuatan TNI dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Ini sekaligus menjadi pertanggungjawaban TNI kepada masyarakat tentang pembangunan infrastruktur TNI, kekuatan, kemampuan dan gelar kekuatan," imbuhnya.
Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim/Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim/ Foto: Hilda Meilisa Rinanda

Saat ditanya apa saja yang dipamerkan, Wisnoe menyebut ada beberapa kendaraan tempur terbaru dan tercanggih milik TNI. Misalnya dari TNI AD, ada 2 unit MLRS Astros, 2 Tank Leopard, Panser Anoa, MMS dan LMS, Panser Panhard dan aneka senjata laras panjang dan pendek.

Selaian itu, dari TNI AL menampilkan Tank BMF-3F, Tank LVT 7, Tank Aligator, Radar Hughes, Truck Ahmad, Cheeta, Kendaraan Jihandak, hingga Meriam HOW 105 mm. Sedangkan TNI AU menampilkan aneka miniatur pesawat tempur sampai senjata yang digunakan Pasukan Khas TNI AU.


"Peremajaan terus dilaksanakan. Ini yang generasi baru itu yang saya tahu Leonard, Astros, kemudian dari Arhanud, ada dari Korea, ada Aligator. Termasuk yang dari nasional itu drone tanpa awak yang bisa menembak. Itu merupakan suatu keniscayaan untuk modernisasi alutsista TNI dengan perkembangan teknologi yang berkembang," papar Wisnoe.

Tak hanya itu, Wisnoe mengatakan ada beberapa alat tempur yang masih menggunakan bodi tua, namun menggunakan mesin dan teknologi terbaru.

"Ada yang dari marinir, tapi itu bentuknya lama tapi mesinnya sudah provit. Jadi itu bodinya saja tahun 1962-an tapi itu masih digunakan. Saat kemarin ada latihan gabungan TNI semuanya alhamdulillah masih bisa didaratkan dari kapal-kapal pengangkut," lanjutnya.

Sementara salah satu warga Dewi Sri mengaku memang sengaja datang untuk melihat pameran Alutsista TNI. Dewi yang datang bersama suami dan anak-anaknya juga memanfaatkan pameran ini untuk mengenalkan alat tempur TNI pada anaknya.

"Ini kan momen langka karena setahun sekali. Anak-anak juga suka lihat tank," pungkas Dewi.
(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com