Penyebab Pabrik Perabotan Rumah Tangga Terbakar Diduga dari Percikan Las

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 04 Okt 2019 18:05 WIB
Kebakaran di Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Api yang membakar pabrik perabotan rumah tangga di Mojokerto hingga pukul 17.30 WIB belum bisa dipadamkan. Kebakaran di Jalan Raya Mojosari-Trawas KM 2.5, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Mojokerto, ini dipicu percikan api dari tabung las yang menyambar hasil produksi.

Kapolsek Pungging AKP Suwiji mengatakan, api pertama kali muncul di gudang hasil produksi milik CV Surya Santoso Sejati sekitar pukul 12.20 WIB. Gudang tersebut berisi perabotan rumah tangga yang terbuat dari plastik.

"Api diduga dari percikan tabung las untuk membuat rak besi tempat hasil produksi. Salah satu pekerja las lupa menutupnya ketika selesai digunakan," kata Suwiji kepada wartawan, Jumat (4/10/2019).

Percikan api tersebut, lanjut Suwiji, mengenai perabotan rumah tangga hasil produksi yang terbuat dari plastik. Menurut dia, kebakaran pertama kali diketahui oleh karyawan bagian pengemasan, Erico (17). Karena tak mampu memadamkan api yang cepat membesar, sekitar pukul 12.45 WIB Erico melapor ke satpam pabrik.


"Terlebih lagi pada saat terjadi kebakaran, karyawan sedang istrahat makan siang," terangnya.

Baru sekitar pukul 13.00 WIB, mobil pemadam kebakaran (PMK) berdatangan ke lokasi untuk memadamkan api. Cuaca yang panas dan berangin membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian gudang. Setidaknya 14 mobil PMK didatangkan ke lokasi kebakaran.

"Sampai saat ini (pukul 17.30 WIB) masih proses pemadaman," ujar Suwiji.

Selain membakar gudang, api juga menyambar 3 truk tangki gandeng yang diparkir tepat di sebelah selatan pabrik. Saat kebakaran terjadi, terdapat 36 truk tangki gandeng di garasi milik perusahaan lain. Truk tersebut untuk mengangkut tetes tebu atau molase. Setiap unit mempunyai kapasitas 16 ribu liter.


Suwiji memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Ratusan karyawan berhasil menyelamatkan diri.

"Kerugian kami perkirakan mencapai Rp 20 miliar," pungkas Suwiji.


Simak video "Ganasnya Si Jago Merah Lahap Pabrik Plastik di Mojokerto":

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)