API Banyuwangi Kini Jadi Sekolah Pilot Berstandar Internasional

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 16:21 WIB
Foto: Istimewa
Banyuwangi - Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi telah resmi menjadi Associate Member International Civil Aviation Organization (ICAO) Trainair Plus Programme. Sertifikat ini mengukuhkan akademi pilot paling ujung Timur Pulau Jawa ini sebagai lembaga pendidikan pilot berstandar internasional.

Penyerahan sertifikat berlangsung saat Sidang Majelis ICAO ke 40 di Kanada oleh Sekjen ICAO Dr Fang Liu, kepada Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti. Selain API Banyuwangi, pada acara Sidang Majelis ICAO ke 40 juga diserahkan sertifikat dan plakat ICAO trainair plus kepada Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, Heri Sudarmadji, sebagai Full Member. Selain itu juga ada sertifikat bagi STPI Curug sebagai Associate Member of ICAO Trainair Plus.

Raihan ini kemudian disambut Direktur API Banyuwangi Genny Luhung Prasojo bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen API Wangi Aditya Angga, dan juga Capt. Demmy Setyo Wiyono yang merupakan Focal Point mewakili API Wangi untuk berkoordinasi langsung dengan ICAO, melakukan kunjungan ke Head Office ICAO di Montreal, Kanada.

Sebelumnya API Wangi telah menjalani beberapa proses untuk menjadi anggota dari ICAO Trainair Plus Programme.

"Prosedur yang telah dilaksanakan terakhir kali adalah TPP Assessment bersama Mr. Hervé Touron selaku Senior Assessor yang juga menjabat sebagai Manager, Training Assessments and Consulting Unit at Global Aviation Training Office ICAO pada pertengahan September 2019 lalu," ujar Direktur API Banyuwangi, Genny Luhung Prasojo kepada detikcom, Kamis (3/10/2019).


Beberapa materi yang menjadi penilaian dalam asessement, kata Genny, meliputi manuals, facilities, procedures, forms, quality control system, maintenance, dan sebagainya.

"Setelah mendapatkan hasil pada on-site assessement yang telah dianalisis oleh pihak ICAO di Montreal, Kanada," kata Genny.

"API Wangi juga telah melakukan Corrective Action yang diperlukan dari hasil assessment tersebut," tambahnya.

Oleh karena itu, kata Genny, pihaknya bersama tim berkunjung ke ICAO Headquarters di Montreal, Kanada dalam rangka serah terima ICAO TrainAir Plus Programme Membership yang akan menjadi bagian acara dari The 40th Session of The ICAO Assembly.

Dengan resminya API Wangi menjadi Associate Membership ICAO TrainAir Plus Programme hal tersebut tentunya akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi atau API Wangi yang telah terverifikasi secara internasional.


Begitu pula dengan kualitas para pengajar di API Wangi, Direktur API Wangi akan terus meningkatkan kualitas para Flight Instructor dengan mengikuti training-training yang diselenggarakan oleh ICAO Trainair Plus Programme. Hal tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas API Wangi dalam mencetak penerbang dengan kualitas yang sangat baik.

Untuk mempercepat hal tersebut, kata Genny, API Banyuwangi langsung membuka 2 pelatihan. Yakni GSI airworthiness-air operator & AMO certification course dan Aviation data-driven decision making course.

"Training Internasional langsung kita buka pada bulan Oktober ini. Ini dilakukan untuk peningkatan ke level lebih tinggi yakni ICAO Trainair Plus Full Membership pada tahun depan dan peningkatan kapasitas SDM API Banyuwangi untuk International Technical Instructor Course, Course Developer dan Management of Training," pungkasnya. (iwd/iwd)