Pelaku Jambret Ini Kembalikan Barang Korban Lewat Kurir, Gimana Ceritanya?

Pelaku Jambret Ini Kembalikan Barang Korban Lewat Kurir, Gimana Ceritanya?

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 01:21 WIB
Korban didampingi polisi (Foto: dok. Istimewa)
Korban didampingi polisi (Foto: dok. Istimewa)
Surabaya - Seorang mahasiswi menjadi korban jambret di Jalan Pandegiling. HP dan uang tunainya hilang. Tapi pelaku akhirnya mengembalikan HP korban. Bagaimana ceritanya?

Korban adalah Christina Kelly Tanuwijaya, warga Jalan Ahmad Jaiz, Surabaya. Korban awalnya tak sadar telah menjadi korban penjambretan. Tas berisi HP dan uang tunai yang ditaruh di bagian depan motor raib.

Korban baru sadar bahwa ia kejambretan setelah melaju 50 meter dari traffic light di Jalan Pandegiling, Tegalsari. Sadar menjadi korban jambret, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegalsari.

"Benar, korban datang ke Polsek sekitar pukul 08.30 WIB, melaporkan kejadian tersebut," kata Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu Dwi Kennardi saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (2/10/2019).

Kennardi mengatakan korban sempat menangis saat melaporkan kejadian tersebut di polsek.


"Korban tidak sadar sama sekali kalau jadi korban jambret. Mungkin diambil saat berhenti di traffic light Jalan Pandegiling arah ke Pasar Keputran, Surabaya," ungkapnya.

Kennardi menambahkan tas korban yang berisi HP dan uang jutaan rupiah hilang. Korban diketahui saat itu akan berangkat kuliah.

"Seketika itu juga korban langsung lapor dan kami respons. Tas itu berisi KTP, uang, dan iPhone 7Plus. Kami menghubungi dengan aplikasi 'penemu HP'," lanjutnya.

"Lost iPhone, iPhone ini telah hilang. HP sdh terlacak kepolisian tolong kembalikan 08510000XXXX," terang Kennardi dalam ketikan pesan yang dikirim anggota ke HP korban.

Tidak lama pesan itu dikirim, polisi melakukan pelacakan dan mengirimkan pesan ke ponsel korban. Pelaku kemudian mengembalikan lewat kurir.


"Selang 15 menit kemudian, barang milik korban sudah dikirim melalui kurir tukang becak ke Polsek Tegalsari, tas yang berisi dompet dan HP milik korban sudah diterima," tandas Kennardi.

korban didampingi ibu kandungnya mendatangi Polsek Tegalsari. Korban mengatakan kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.

"Terima kasih kepada anggota Reskrim yang telah merespons cepat laporan saya dan barang sudah saya terima kembali," kata Chistina, yang merupakan mahasiswi Universitas Widya Mandala.

Atas kejadian tersebut, Kapolrestabes Surabaya juga mengimbau masyarakat Surabaya mengunduh aplikasi Jogo Suroboyo.

"Ayo jogo Suroboyo dengan download aplikasi Jogo Suroboyo di PlayStore untuk mendapatkan pelayanan dan bantuan dari Polrestabes Surabaya, karena kami siap 24 Jam dalam 7 hari," ujar Kombes Sandi Nugroho. (iwd/iwd)