Semburan Minyak di Surabaya Kini Tampak Seperti Air Keruh

Titania Dewanti - detikNews
Selasa, 01 Okt 2019 17:50 WIB
Petugas sedang mengambil sampel air bercampur minyak dari titik semburan. (Foto: Titania Dewanti)
Surabaya - Semburan minyak dan air di pekarangan rumah warga Jalan Kutisari Indah Utara III No 19 terbilang stabil. Kadar air yang disemburkan kini lebih banyak ketimbang minyak.

Seperti pantauan detikcom, campuran yang disemburkan tampak lebih cair dari sebelumnya. Semburan tampak keruh dan masih tercium bau gas.

Salah satu petugas keamanan dari PT Classic Prima Carpet Industries Irwan Sutrisno membenarkan, kini kadar air lebih banyak dalam campuran yang disemburkan. "Saat ini sudah terlihat seperti air kotor atau keruh. Sudah tidak terlihat ada kandungan minyaknya walaupun mungkin masih ada sedikit. Tapi memang bau gasnya masih sedikit menyengat," ujar Irwan kepada detikcom di lokasi pada Selasa (1/10/2019).


Menurut Irwan, hari ini pihaknya sudah mengumpulkan 11 drum campuran minyak dan air dari semburan tersebut. "Hari ini sudah sekitar 11 drum lagi. Kalau ditambah dengan yang kemarin, sudah mencapai total 35 drum," terang Irwan.

Di lokasi juga tampak beberapa anggota Satgas PU Bina Marga Surabaya yang mengantarkan drum kosong. "Setiap hari minimal mencapai 25 drum kosong pasti diantarkan. Kalau jalan sini mulai penuh sama drum isi campuran air dan minyak, itu langsung akan segera dipindah ke lahan kosong di dekat Jalan Kutisari X sana," tambah Irwan.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan penanganan masih sama seperti hari-hari sebelumnya. "Bisa dilihat kondisinya, semakin hari semakin cair karena air saja, tapi keruh gitu. Mungkin ada sedikit kandungan minyaknya. Penanganannya kami masih fokus untuk terus menampung dan meletakkan drum isi campuran tersebut ke lahan kosong," ujar Yusuf.

"Memang tidak ada penanganan yang berbeda. Tetapi yang bisa kami lakukan adalah terus bantu untuk memantau dan menampung. Hal paling paling penting adalah kepentingan warga sini. Intinya yang penting warga tenang dan tidak khawatir dengan keadaan seperti ini," pungkas Yusuf.

Semburan minyak dan air mulai muncul dan diketahui warga pada Senin pukul 13.00 WIB. Pada hari pertama, material yang disemburkan berupa lumpur. Namun pada hari berikutnya hingga saat ini, semburan tersebut lebih banyak mengeluarkan minyak bercampur air. Kemudian kini kadar airnya lebih banyak ketimbang minyak.



Tonton juga video Semburan Lumpur Gegerkan Surabaya, Polisi Turun Tangan:

[Gambas:Video 20detik]

(sun/bdh)