detikNews
2019/09/30 15:50:04 WIB

AMM Lamongan Beri Kartu Kuning ke Polisi Sebagai Tanda Peringatan

Eko Sudjarwo - detikNews
Halaman 1 dari 2
AMM Lamongan Beri Kartu Kuning ke Polisi Sebagai Tanda Peringatan Aksi solidaritas AMM Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Gugurnya dua mahasiswa Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam demo di kantor DPRD setempat menggugah aksi solidaritas di Lamongan. Massa yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Lamongan demo di mapolres.

Massa memulai aksinya dari kantor PD Muhammadiyah Lamongan Jalan Lamongrejo menuju ke Mapolres Lamongan yang berada di Jalan Kombespol M Duryat. Sepanjang perjalanan, massa terus menyuarakan aspirasinya serta meneriakkan yel-yel serta menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

"Kami mengutuk keras tindakan oknum kepolisian yang telah melakukan tindakan represif pada aksi mahasiswa kemarin," kata korlap aksi, Zainal Abidin, Senin (30/9/2019).


Selain mengutuk tindakan kepolisian, tegas Zainal, mereka juga mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas siapa oknum kepolisian yang telah menembak rekan mereka, Immawan Randy. Randy diketahui sebagai anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Massa, lanjut Zainal, juga mendesak Kapolri untuk meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. "Mendesak Kapolri untuk meminta maaf atas kejadian yang menimpa saudara kita, Immawan Randy. Kita menuntut keadilan dari kepolisian di dalam penegakan kasus tersebut," imbuhnya.

Tiba di Mapolres Lamongan, massa AMM Lamongan langsung diterima Kapolre AKBP Feby DP Hutagalung. Massa kemudian menyerahkan kartu kuning sebagai tanda peringatan untuk kepolisian.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com