Salat Gaib dan Tahlil Iringi Kiriman Doa untuk Randi dan Yusuf

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 28 Sep 2019 22:19 WIB
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Polres Pasuruan berbelasungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, yang meninggal pascabentrokan saat demo, Kamis (26/9) lalu. Salat gaib dilakukan untuk mendoakan kedua almarhum.

"Sebagai bentuk empati dan belasungkawa, kami laksanakan salat gaib berjamaah untuk mendoakan almarhum Immawan Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi, mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, yang meninggal saat demo, beberapa waktu lalu," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Sabtu (28/9/2019).

Salat gaib digelar di masjid mapolres Pasuruan. Selain dikuti personel Bhayangkara, salat gaib juga dihadiri puluhan mahasiswa.


Mahasiswa yang hadir dari sejumlah kampus seperti STKIP Pasuruan, Staipana dan Universitas Yudharta. Selain mewakili kampus, mahasiswa yang ikut mendoakan kedua korban juga memiliki organisasi kemahasiswaan, antara lain PMII, GMNI dan HMI.

Salain salat gaib, juga dilakukan pembacaan tahlil. Tahlil dipimpin sendiri oleh Kapolres Pasuruan.


"Semoga kedua almarhum diampuni, semua amal baiknya diterima di sisi Allah. Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," terang Rofiq Ripto Himawan.

Setelah salat gaib dan tahlil rampung, jajaran Polres Pasuruan menggelar ramah tamah dengan para mahasiswa. (iwd/iwd)