detikNews
2019/09/27 21:01:18 WIB

Perusahaan Investasi Bodong di Mojokerto Serang Balik Korban

Enggran Eko Budianto - detikNews
Halaman 1 dari 3
Perusahaan Investasi Bodong di Mojokerto Serang Balik Korban Saat pihak PT RHS Group mendatangi Mapolres Mojokerto Kota/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Perusahaan investasi bodong PT RHS Group melancarkan serangan balik kepada para korban. Mereka melaporkan sejumlah korban terkait dugaan fitnah dan ujaran kebencian.

Para pelapor yakni Kepala Cabang PT RHS Mojokerto Dwi Sanyoto dan beberapa pengurus di tim 9 atau Divisi Sosial PT RHS Cabang Mojokerto. Mereka datang ke SPKT Polres Mojokerto Kota di Jalan Bhayangkara didampingi tim kuasa hukum. Oleh petugas, mereka langsung diarahkan ke Satreskrim.

Kuasa Hukum PT RHS Cabang Mojokerto Urip Mulyadi mengatakan, kali ini pihaknya melaporkan 4 orang investor PT RHS Group. Mereka yakni Ahmad Syafiudin, Vina, Ricky dan Romlah.


Ia menjelaskan, Syafiudin dilaporkan atas pernyataannya di media televisi yang dinilai tidak sesuai fakta. Saat diwawancara wartawan televisi, Syafiudin menyatakan telah menanamkan modalnya di PT RHS Group Rp 172 juta. Dengan rincian investasi awal Rp 10 juta, kedua Rp 50 juta dan ketiga Rp 112 juta.

"Kami membuat laporan fitnah yang dilakukan Ahmad Syafiudin kepada Pak Dwi selaku Kepala Cabang PT RHS Mojokerto. Karena di dalam dokumen PT RHS tidak ada investasi dia senilai Rp 50 dan Rp 112 juta," kata Urip kepada wartawan di Satreskrim Polres Mojokerto Kota, Jumat (27/9/2019).

Berdasarkan dokumen yang dimiliki PT RHS Cabang Mojokerto, Syafiudin menanamkan modalnya sejak Desember 2015. Nilainya hanya Rp 10 juta.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com