Berdasarkan SK itu, ketua DPRD dijabat oleh Adi Sutarwijono (PDIP) dan tiga wakil ketua masing-masing dijabat A H Thony (Gerindra), Laila Mufidah (PKB) dan Reni Astuti (PKS). Pelantikan dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, Sujatmiko.
Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Awi, usai pelantikan dan pengucapan sumpah dan janji, dalam sambutannya mengatakan, kedudukan empat pimpinan dalam melaksanakan tugas bersifat kolektif kolegial. Yakni keempat pimpinan mempunyai kedudukan yang sama.
"Perlu kami sampaikan bahwa sebagaimana pasal 35 tata tertib DPRD Kota Surabaya bahwa pimpinan DPRD Surabaya merupakan satu kesatuan pimpinan yang bersifat kolektif kolegial. Artinya bahwa kedudukan kami berempat sebagai pimpinan DPRD dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang adalah sama," kata Awi dalam pidato sambutannya di Gedung DPRD Surabaya Jalan Yos Sudarso, Kamis (26/9/2019).
Awi juga menegaskan, hubungan antara keempat pimpinan dan 50 anggota DPRD bukan hubungan atasan dan bawahan. Sebab, semuanya mempunyai kedudukan yamg sama sebagai wakil rakyat. Menurutnya, yang membedakan hanya tugas dan tanggungjawab masing-masing.
"Kedudukan pimpinan DPRD dan anggota DPRD sama sekali bukan kedudukan atasan dan bawahan. Kedudukan empat pimpinan DPRD dan 50 anggota DPRD adalah sama. Yaitu sebagai wakil rakyat. Yang membedakan hanyalah tugas dan tanggungjawab masing-masing," kata pria yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu.
Menurut Awi usai pelantikan, sejumlah program dan agenda kerja sudah menunggu. Ada empat program atau agenda kerja yang ia disebutkan. Antara lain penyusunan tata tertib, pembentukan alat kelengkapan, pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2020 dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).
"Beberapa program dan agenda kerja sudah menunggu kita antara lain penyusunan tata tertib DPRD, pembentukan alat DPRD, pembahasan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2020 dan pembahasan RAPBD tahun 2020. Oleh karena itu kita perlu bergerak cepat untuk menyelesaikan program dan agenda DPRD tersebut," pungkas alumnus Universitas Airlangga (Unair) itu.
Halaman 2 dari 2











































