Kaki Siswi SMP di Mojokerto yang Kanker Tulang Terancam Diamputasi

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Sabtu, 21 Sep 2019 11:38 WIB
Saat Kepala Dinkes Jatim Kohar Heri Santoso menjenguk Silfi/Foto: Istimewa
Surabaya - Dinas Kesehatan Jawa Timur merespons kabar remaja yang menderita kanker tulang di Mojokerto, Silfi Qumairoh (14). Pagi tadi, Kepala Dinkes Jatim Kohar Heri Santoso menyambangi kediaman Silfi di Dusun/Desa Kedungmaling, RT 10 RW 4, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Sampai di sana, Kohar langsung disambut kedua orang tua Silfi, Faizun Laili Agustin (32) dan Mohammad Gozali (37). Usai menjenguk dan memberi bantuan, Kohar mengaku pihaknya akan menyiapkan beberapa upaya penyembuhan.

Kohar menambahkan, kanker tulang tersebut membuat kaki kanan Silfi membengkak hingga sebesar bola sepak. Kemungkinan besar, pihak tim dokter RSU dr Soetomo Surabaya akan melakukan upaya amputasi.


"Pasien dilakukan penanganan di RSU dr Soetomo, termasuk kemungkinan amputasi," kata Kohar kepada detikcom di Surabaya, Sabtu (21/9/2019).

Sebelumnya diberitakan, gadis kelas 2 SMP ini tidak bisa sekolah selama 5 bulan karena kondisi kakinya yang semakin membengkak. Laili berharap ada keajaiban yang membuat putrinya sembuh.


Laili juga menantikan uluran tangan dari para dermawan agar putrinya mendapatkan pengobatan yang maksimal. Terlebih, kanker tulang membuat Silfi tidak bisa lagi sekolah dan bermain seperti remaja lain yang seusianya.

"Harapan saya Silfi segera diberi kesembuhan," kata Laili. Jumat (20/9).




Tonton juga video Putri Luis Enrique Meninggal Dunia karena Kanker Tulang:

[Gambas:Video 20detik]


Kaki Siswi SMP di Mojokerto yang Kanker Tulang Terancam Diamputasi
(sun/bdh)